MERANTI, MORALRIAU.COM – Aksi pencatutan nama pejabat untuk kepentingan pribadi kembali terjadi di Kabupaten Kepulauan Meranti. Kali ini yang menjadi korban adalah Feni Utami, Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kabid Sarpras Disdikbud) Kabupaten Kepulauan Meranti.
Feni mengungkapkan bahwa namanya telah disalahgunakan oleh oknum tidak bertanggung jawab melalui aplikasi WhatsApp untuk menghubungi sejumlah pihak.
“Saya tegaskan, saya tidak pernah menghubungi siapapun, baik rekanan, kepala sekolah, guru, maupun pihak lain melalui WhatsApp untuk tujuan tertentu. Apalagi sampai meminta uang, bantuan, atau dengan nada mengancam. Itu bukan saya,” tegas Feni kepada awak media, Jumat (10/7/2026).
Ia mengaku sangat terkejut dan merasa dirugikan dengan kejadian ini. Pasalnya, modus pencatutan nama pejabat di media sosial seperti Facebook, Instagram, TikTok, dan WhatsApp memang sudah sering terjadi.
Feni Utami menghimbau kepada seluruh masyarakat, rekan kerja, dan pihak yang mengenal maupun tidak mengenal dirinya mohon untuk tidak terpengaruh.
“Apabila ada yang menerima pesan, telepon, atau WhatsApp yang mengatasnamakan saya, mohon untuk tidak dilayani. Segera abaikan, blokir, dan laporkan kepada pihak berwajib,” imbaunya.
Feni juga berharap aparat penegak hukum segera menindak tegas pelaku. “Saya berharap permasalahan ini segera bisa diselesaikan. Saya mohon bantuan dari semua pihak agar oknum seperti ini bisa ditindak, sehingga tidak ada lagi korban lain,” tutupnya.
Pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kepulauan Meranti mengimbau masyarakat untuk selalu waspada. Jika menerima pesan mencurigakan, lakukan konfirmasi langsung ke kantor Disdikbud Meranti. (Mihrab.P)

















Komentar