oleh

Pembangunan Sekolah Kunci Peningkatan Kualitas SDM

PEKANBARU, MORALRIAU.COM – Tahun 2022 ini Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau akan kembali programkan pembangunan dan pembenahan sekolah-sekolah yang ada di seluruh kabupaten kota. Khususnya, sekolah tingkat SMA/SMK Negeri sederajat  yang ada di pedesaan dan terluar.

Informasi tersebut disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Riau, DR Kamsol. Jika pembangunan sekolah tersebut guna meningkatkan kualitas pendidikan Riau serta mengantisipasi tidak ada lagi anak yang putus sekolah di Riau.

“Ini juga sesuai dengan harapan bapak gubernur Riau, agar ke depan tidak ada lagi anak-anak Riau yang putus sekolah. Terutama pada masyarakat yang berekonomi rendah,” katanya.

Selama tahun 2021, Pemprov Riau telah melakukan pembangunan ratusan Ruang Kelas Baru (RKB) dan gedung-gedung lainnya diberbagai daerah di Riau. Namun, itu pembangunan tersebut masih kurang dan belum memenuhi kebutuhan masyarakat yang ada di Riau. Terutama yang ada di pelosok desa yang jauh dari jangakauan sekolah.

“Memang pembangunan sekolah ini termasuk berat dan banyak anggaranya, namun pembangunan ini juga sebagai kunci dan tolak ikut bagi kita dalam menampung dan menentukan masyarakat kita yang tidak mampu untuk sekolah,” katanya.

Pentingnya pembangunan dan pembenahan gedung sekolah ini juga jelasnya, juga sesui dengan pengalaman setiap tahun yang selalu kewalahan dalam penerimaan murid baru. Dimana setiap tahun selalu kekurang lokal atau ruang kelas yang juga menjadi penyebab kendala Baginmasyarakat untuk sekolah.

“Maka itu kita akan optimalkan lagi dan programkan lagi dengan maksimal,” ujarnya.

Selain itu, kata Mantan Setdakab Kepulauan Meranti ini, ia juga akan kembali mematangkan dan menegaskan lagi terkait program wajib belajar 12 tahun di Riau. Pasalnya, hingga kini masih ada daerah di Riau yang belum menuntaskan wajib belajar 12 tahun, bahkan wajib belajar 9 tahun akibat kurangnya minat anak untuk sekolah. Seperti di daerah Kepuluan Meranti dan Inhil yang masih banyak anak-anak sekolah tak sampai 9 tahun dan putus sekolah.

“Ke depan ini yang akan kita maksimalkan lagi, agar anak anak kita di Riau harus di dorong sampai 12 tahun. Sehingga ke depan tidak ada lagi anak putus sekolah di Riau,” tuturnya.

“Mudah-mudahan program ini berjalan maksimal dan sesuai dengan visi misi Gubernur dan Wakil Gubernur Riau mewujudkan pendidikan Riau berkualitas,” tutupnya.

Sebelumnya, di tahun 2021 Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Pendidikan (Disdik) Riau  telah membangun 195 Ruang Kelas Baru (RKB) SMA/SMK dan SLB negeri di 12 kabupaten/kota. Pembangunan RKB dalam upaya untuk  meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM).

Selain itu, Pemprov Riau melalui Dinas Pendidikan Riau juga membangun Laboratorium sebanyak 116 ruang, dan pembangunan Perpustakaan sebanyak 17 ruang di sekolah yang menjadi kewenangan provinsi.

Kemudian, untuk peningkatan SDM, juga membangun Ruang Praktik Siswa Kejuruan sebanyak 20 ruang, dan pembangunan Unit Kesehatan Sekolah (UKS) sebanyak 26 ruang. Tak hanya itu, juga tahun 2021 melakukan rehabilitasi sarana prasarana dan bangunan sekolah sebanyak 44 ruang. (*)

Komentar

News Feed