PEKANBARU, MORALRIAU.COM – Gubernur Provinsi Riau (Gubri) Syamsuar mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Satuan Tugas (Satgas) penanganan Covid-19 terkait persiapan operasional menjelang peniadaan mudik se-Indonesia secara virtual di Gedung Daerah Balai Serindit, Minggu (2/6/2021).
Tim Pakar Satgas Penanggan Covid-19, Dewi Nur Aisyah menerangkan bahwa saat ini jumlah kasus aktif yang ada di Indonesia berjumlah 100. 250 kasus atau sekitar 5.99 persen. Jumlah kasus aktif pada level nasional dalam 9 hari terakhir ini mulai terlihat stagnansi. Hal tersebut menunjukkan penambahan jumlah kasus baru harian mulai bertambah dan melampaui angka kesembuhan harian.
“Dari tanggal 23 April hingga1 Mei mulai terlihat jumlah sama dengan penambahan jumlah kasus baru,” ucapnya.
Lebih lanjut ia menjelaskan, untuk jumlah angka kematian meningkat pada tiga hari terakhir menjadi 2,73 persen dari sebelumnya sekitar 2,72 persen. Lalu untuk angka kesembuhan sekitar 91.28 persen, serta jumlah pemeriksaan spesimen di bulan April mengalamin peningkatan sekitar 63 ribu dan juga untuk jumlah orang yang diperiksa mengalamin peningkatan sekitar 44 ribu perhari.
Terkait tren kenaikan kasus aktif ada 11 provinsi yang mengalami kenaikan dan 23 Provinsi mengalami penurunan. Untuk provinsi yang mengalami kenaikan diantaranya adalah DKI Jakarta, Jawa Barat, Riau, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jambi, Bangka Belitung, Bengkulu, Kepulauan Riau, Sumatera Selatan, Sulawesi Selatan, dan Banten.
Sedangkan untuk terkait tren kasus kematian ada 14 provinsi mengalami kenaikan, 10 provinsi mengalami penurunan dan 10 provinsi mengalami tetap atau tidak mengalami perubahan”,”ungkapnya.
Ia juga menuturkan, mobilitas penduduk ke pusat pembelajaan akan semakin meningkat tentunya melihat antusias penduduk menjelang hari raya Idulfitri. Sehingga penegakan disiplin sangat diperlukan.
Ia juga mengatakan pemerintah daerah diharapkan melakukan secara rutin monitoring evaluasi data Covid-19 di daerahnya. Yang mana Testing, Tracking, and Treatment (3T) wajib dilakukan terus-menerus, selanjutnya memastikan ketersediaan TT dan SDM Rumah sakit dan isolasi mandiri ,
“Yang terakhir penegak ke disiplinan terkait dengan penerapan protokol kesehatan sertamelakukan penegakan larangan mudik karena akan sangat berpengaruh terkait potensi kenaikan kasus ke depannya,” tuturnya
Turut hadir Wakil Gubernur Provinsi Riau (Wagubri) Edy Natar Nasution, Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi (Setdaprov) Riau Jenri Salmon Ginting, Juru Bicara Satgas Penanggan Covid-19 Provinsi Riau Indra Yovi, dan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau Mimi Yuliani Nazir. (Mcr)







Komentar