DPRD Riau Harap Sekda Terpilih Mampu Menyatukan Semua Pihak

Hardianto.

PEKANBARU, MORALRIAU.COM – Berakhirnya proses seleksi terbuka jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Riau Tahun 2025, penetapan akhir jabatan Sekda Riau diumumkan berdasarkan Surat Keputusan Nomor: 18/Pansel-JPTM/2025, Senin (16/6/2025). Tiga nama yang dinyatakan lolos seleksi yakni Jafrinldi, Syarial Abdi dan Yusfa Hendri.

Anggota DPRD Riau dari Fraksi Gerindra, Hardianto, memberikan apresiasi terhadap jalannya seleksi yang berlangsung transparan dan profesional.

Menurut Hardianto, proses seleksi terbuka ini merupakan langkah awal dalam mewujudkan birokrasi yang bersih dan akuntabel di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau.

“Karena prosesnya legal dan normatif kita pasti mendukung, kita dari awal meyakini bahwa tim Panitia Seleksi (Pansel) bekerja secara profesional sesuai dengan kompetensi dan kapabilitas masing-masing,” kata Hardianto.

“Ini posisi strategis yang bisa menentukan kelancaran roda pemerintahan Provinsi Riau kedepan,” katanya manambahkan.

Ia berharap Sekda yang terpilih nantinya benar-benar sosok yang mampu menjembatani kepentingan teknokratis pemerintahan dengan arah kebijakan pembangunan daerah yang berkelanjutan.

“Keputusan ada di tangan gubernur dan pemerintah pusat. Kita berharap, Sekda yang terpilih nanti adalah figur yang memiliki kapasitas manajerial yang kuat, integritas tinggi, dan komitmen dalam menjalankan reformasi birokrasi secara konsisten untuk negeri ini,” ujar Hardianto saat dimintai tanggapanya di Gedung DPRD Riau.

Sedikit dia menekankan, Sekda yang terpilih nanti betul-betul sosok yang bisa membantu gubernur dan wakil gubernur Riau dan membawa Provinsi Riau ini lebih maju, masyarakatnya sejahtera dan semua persoalan bisa terselesaikan.

“Kita berharap Sekda yang terpilih nanti bisa menyelesaikan yang kusut-kusut di negeri ini. Kemudian mampu mempersatukan semua pihak, pemerintahannya kondusif,” kode dari Hardianto.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara Sekda dengan DPRD dalam menyusun dan menjalankan program-program strategis daerah. Menurutnya, komunikasi yang terbuka antara eksekutif dan legislatif akan menjadi kunci utama dalam memastikan program pembangunan berjalan efektif dan menyentuh kebutuhan masyarakat.

“Kita butuh Sekda yang tidak hanya paham soal administrasi, tapi juga mampu melihat dinamika politik lokal serta membangun komunikasi lintas sektor. Riau ini punya potensi besar, dan birokrasi yang solid akan menjadi tulang punggungnya,” tambahnya.

Hardianto juga menyampaikan apresiasi atas kerja Pansel serta seluruh pihak yang terlibat dalam proses ini, ia berharap pelantikan Sekda definitif dapat segera dilaksanakan setelah proses administrasi di tingkat pusat rampung. (Wir)