KAMPAR, MORALRIAU.COM – Sistem belajar, ditingkat Sekolah Dasar (SD) yang baru belajar awal pendidikan dasar mengalami kesulitan untuk mengikuti belajar sistem dalam jaringan (Daring). Karena mereka tidak bisa datang ke sekolah untuk bertatap muka dengan guru, ditambah lagi mereka belum bisa membaca.
Terpaksalah orang tua murid yang harus mengambil materi pelajaran dan mengajarkan ke anaknya. Itupun tidak semua orang tua ada waktu mengajarkan materi pelajaran kepada anak mereka.
“Belajar sistem Daring bagi siswa SD kelas 1, yang baru mulai belajar tentu mengalami kesulitan dalam memberikan materi pelajaran,“ Ujar Kepsek SDN 011 Desa Baru Salim, SPd kepada MR diruang kerjanya (5/8).
Menurutnya, bagi siswa yang baru masuk sekolah (SD-red) tentu akan mengalami kesulitan mengajarnya. Namun, bila guru mendatangi ke rumah siswanya, tentu lebih menyulitkan lagi, karena rumah siswa jaraknya cukup jauh.
Lanjut kepsek, untuk saat ini, orang tua murid harus bekerja keras, untuk mendatangi sekolah mengambil materi dan mengajarkan ke anaknya di rumah atau luar jaringan (Luring).
Sedangkan kata kepsek lagi, dari siswa kelas 6 yang jumlahnya 195 orang, hanya sekitar 20 siswa saja yang memiiiki HP android, sedang yang lain belum memiliki android.
Ia menjelaskan, untuk saat ini 48 orang guru di SDN 011 Desa Baru sudah diberikan uang membeli paket pulsa sebanyak RP 50.000/bulan.
“Saya berharap guru dan orang tua siswa dapat bekerjasama dengan baik agar materi pelajaran dapat tercapai secara maksimal,” ujar kepsek. (daham)







Komentar