Seorang Balita Tewas Akibat Kebakaran Rumah di Buluh Cina

Rumah Nurdiansyah (32) dan Eliza Wati (29) yang terbakar di Desa Buluh Cina, Kecamatan Siak Hulu Kabupaten Kampar

SIAK HULU, MORALRIAU.COM- Malang tak dapat ditolak, mujur tak dapat diraih. Begitulah yang dirasakan keluarga pasangan suami istri Hari Nurdiansyah (32) dan Eliza Wati (29) di Desa Buluh Cina, Kecamatan Siak Hulu Kabupaten Kampar.

Ia harus merelakan kehilangan salah seorang buah hati mereka Zizi yang masih berusia 2,5 tahun. Ia menjadi korban keganasan api yang membakar rumah dan anaknya pada Kamis (20/9/2018) sore.

Saat kebakaran, anaknya sedang tertidur pulas di dalam ayunan di kamar bagian depan rumahnya. Sedangkan ibunya saat itu sedang berada di rumah orang tuanya yang terletak di depan rumahnya.

Kapolres Kampar, AKBP Andri Ananta Yudhistira, melalui Kapolsek Siak Hulu Kompol Dedi Suryadi dalam keterangannya kepada wartawan, Jumat (21/9/2018) mengatakan, hampir sekujur tubuh korban terbakar. Ia sempat dirawat di Rumah Sakit Syafira Pekanbaru namun nyawanya tak tertolong lagi.

Dedi menyebutkan, kuat dugaan penyebab kebakaran ini akibat korsleting listrik yang berasal dari cok sambung dari colokan listrik di dalam kamar depan rumah korban.

Peristiwa ini berawal terdengarnya suara ledakan kecil dari dalam rumah korban oleh saksi Sadar yang merupakan tetangga korban. Dimana pada saat itu dua orang anak dari pemilik rumah Zizi (2,5) sedang tidur di dalam ayunan bersama Zidan (8) di dalam kamar depan.

Setelah mendengar ledakan tersebut anaknya yang bernama Zidan langsung berlari keluar rumah memberitahukan bahwa ada api di rumah kepada ibunya, Eliza Wati, yang saat itu sedang memasak di rumah orang tuanya. Namun Eliza Wati saat itu tidak menggubris omongan anaknya.

Tidak lama kemudian terlihat oleh saksi Sadar dari luar rumahnya api sudah menjalar ke bagian atap rumah korban, lalu ia memberitahukan kejadian tersebut kepada Eliza Wati dan spontan beberapa warga desa lainnya turut membantu proses pemadaman dengan peralatan seadanya.

Eliza Wati bersama warga lainnya berusaha menyelamatkan Zizi dan melarikannya ke RS Syafira. Namun setibanya di RS, nyawa Zizi tidak terselamatkan akibat derita luka bakar yang dialami. Api baru berhasil dipadamkan oleh warga pada pukul 17.40 WIB.

“Anggota yang mendatangi lokasi sudah melakukan olah TKP dan melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran ini, beberapa saksi yang mengetahui kejadian ini juga sudah didata dan dimintai keterangan,” terang Dedi.

Jenazah korban dikebumikan setelah Salat Isya sekira pukul 20.20 WIB di Tanah Pemakaman Dusun III Desa Buluh Cina, Kecamatan Siak Hulu.

Atas peristiwa ini Kapolsek mengimbau warga untuk selalu waspada dan jangan lalai menjaga anaknya. Apalagi meninggalkan mereka di rumah tanpa ada pengawasan orang dewasa.

 

 

Sumber cakaplah