Saipul Jamil Saja Dilarang Masak Koruptor Masih Boleh Tampil

MORALRIAU.COM – Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) seharusnya berlaku adil, bukan hanya larangan selebriti Saipul Jamil untuk tampil di media televisi, tetapi juga harus memperlakukan hal yang sama pada koruptor.

Permintaan itu disampaikan Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi menanggapi polemik di media sosial belakangan ini terkait munculnya Saipul Jamil di televisi setelah bebas dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas).

“KPI akan terlihat tidak adil jika hanya melarang Saipul Jamil tampil di TV, sementara koruptor dibiarkan,” ujarnya kepada Kantor Berita Politik RMOL , Jumat (10/9).

Muslim mengingatkan bahwa ironi bisa terjadi di negeri ini jika masyarakat tidak berlaku adil pada para mantan kejahatan.

Di mana para koruptor selalu mendapat kesempatan untuk tampil di depan, baik sebagai pejabat BUMN, kepala daerah, maupun pejabat negara lainnya.

“Saipul Jamil saja dilarang, masak koruptor masih boleh tampil,” pungkasnya.

Ketua Komisi Penyiaran Indonesia atau KPI, Agung Suprio, lembaganya mengaku tidak melarang Saipul Jamil untuk tampil di publik, tapi membatasi. Saipul bisa tampil di publik dalam konteks edukasi atau wawancara tentang kejahatan yang dia lakukan.

Dengan demikan, KPI tetap melarang Saipul Jamil untuk tampil di depan publik dalam konteks menghibur. Sumber Rmol. (*)

Komentar

News Feed