Sekretaris Daerah Provinsi Riau Syahrial Abdi
ROHIL, MORALRIAU.COM – Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) diminta terus memaksimalkan peluang pendanaan dari pemerintah pusat untuk mempercepat pembangunan dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Salah satunya melalui optimalisasi penyerapan anggaran revitalisasi sekolah dan program strategis nasional (PSN) yang masuk ke daerah.
Sekretaris Daerah Provinsi Riau Syahrial Abdi mengatakan, Rohil menjadi salah satu daerah yang aktif menyerap anggaran revitalisasi sekolah, baik untuk jenjang sekolah dasar (SD) maupun sekolah menengah pertama (SMP).
Menurutnya, langkah tersebut perlu terus diperkuat agar alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dapat memberikan dampak langsung bagi masyarakat di daerah.
“Alhamdulillah, Rokan Hilir termasuk daerah yang sangat aktif menyerap anggaran revitalisasi sekolah, baik tingkat SD maupun SMP. Bahkan kemarin, usulan pembangunan Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda juga di Kabupaten Rokan Hilir,” kata Syahrial Abdi di Ruang Paripurna DPRD Rohil, Minggu (4/10/2026).
Syahrial menilai kehadiran PSN di daerah merupakan peluang yang harus dimanfaatkan secara maksimal. Pemerintah daerah, kata dia, perlu membangun komunikasi dan koordinasi yang kuat dengan kementerian dan lembaga agar semakin banyak alokasi APBN yang dapat diarahkan untuk mendukung pembangunan di Rohil.
“Program Strategis Nasional (PSN) harus mari kita dukung bersama. Ini adalah salah satu upaya nyata kita untuk menyerap sebanyak mungkin alokasi APBN melalui kementerian dan lembaga,” jelasnya.
Menurut Syahrial, optimalisasi APBN bukan hanya berkaitan dengan tambahan anggaran pembangunan. Masuknya belanja pemerintah pusat ke daerah juga dapat memberikan dampak ekonomi melalui aktivitas pembangunan, pengadaan barang dan jasa, serta perputaran ekonomi masyarakat.
“Ibaratnya, ini peluang bagi kita untuk memindahkan anggaran dari uang APBN ke daerah. Sehingga perputaran uang tersebut tidak lari dari Rohil dan Riau,” ungkapnya.
Di sisi lain, Syahrial mengingatkan bahwa pembangunan tidak berhenti setelah infrastruktur selesai dibangun. Pemerintah daerah juga memiliki tanggung jawab untuk memastikan fasilitas yang dibangun menggunakan anggaran negara tetap terpelihara dan memberikan manfaat dalam jangka panjang.
“Hal yang tidak kalah penting adalah mari menjaga infrastruktur yang sudah dibangun. Aset pemerintah dan fasilitas publik yang menggunakan uang rakyat tentu harus kita pastikan tetap aman dan berfungsi dengan baik,” terangnya.
Untuk menjaga keberlanjutan pembangunan, Syahrial meminta Pemkab Rohil memperkuat koordinasi dengan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, kepolisian, kejaksaan, TNI dan unsur terkait penting untuk memastikan pengelolaan anggaran dan aset daerah berjalan sesuai ketentuan serta mendukung pembangunan yang aman dan berkelanjutan.
“Untuk itu, kami sangat berharap Pemerintah Kabupaten Rohil dapat terus memperkuat kerja sama dengan Kepolisian, Kejaksaan, TNI, dan seluruh unsur terkait. Dengan begitu, anggaran yang tersedia dapat terus kita arahkan untuk melanjutkan pembangunan dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya. (*)
