INDRAGIRIHULU, MORALRIAU.COM – Paripurna penyampaian nota keuangan APBD Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) Tahun 2020, terjadi pergeseran angka belanja daerah setelah penyesuaian, dimana Kebijakan Umum Anggaran, Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA PPAS) yang sebelumnya disepakati di angka Rp.1.509.208.055.248, menurun menjadi Rp.1.498.029.989.393.
Anggaran tersebut, terdiri dari Belanja Tidak Langsung (BTL) sebelumnya, Rp.929.729.837.992,75 setelah penyesuaian menjadi Rp. 938. 941. 307. 261,75, sehingga menambah Rp.9.211.469.269,00.
Sedangkan kebutuhan Belanja Langsung (BL), sebelumnya di angka Rp. 579. 478. 217. 255, 25, menurun sebesar, Rp.20.389.535.124,00 yang saat ini menjadi Rp.559.088.682.131,25.
Wakil Bupati Indragiri Hulu, H. Khairizal mengatakan, penyesuaian RAPBD Tahun 2020 sebesar Rp.1.498.029.989.393 setelah penyesuaian. Pendapatan Asli Daerah ( PAD ) dari Hasil Pajak Daerah sebesar Rp.34.321.525.744, dan hasil restribusi daerah Rp.4.671.117.971 , hasil pengolahan kekayaan daerah yang tak terpisahkan Rp.1.651.113.295 dan lain, lain pendapatan asli daerah yang sah Rp.75.732.655.346.”ucapnya.
Dijelaskan lagi, bahwa dana perimbangan terjadi pengurangan, yang sebelumnya Dana Bagi Hasil Pajak / Bagi Hasil Bukan Pajak ditarget Rp. 319.693.493.955, setelah penyesuaian berkurang sebesar Rp.120.796.530.855 yang saat ini menjadi Rp.198.896.963.100, termasuk Dana Alokasi Umum (DAU), dari angka Rp.689.412.360.000 menjadi Rp.712.232.363.000, artinya naik Rp.22.820.003.000.
Bahkan soal pendapan lain, lain yang sah lanjutnya’ pendapatan hibah setelah penyesuaian muncul sebesar Rp.59.355.600.000, terus Dana Bagi Hasil Pajak Provinsi dan Pemerintah Daerah di angka Rp.99.718.763.937 dan Dana Penyesuaian dan otonomi khusus naik Rp.13.202.350.000 yang sebelumnya Rp.160.181.885.000 menjadi Rp.173.384.235.000.
Demikian perhitungan Pendapatan Daerah yang di sesuaikan sebelumnya di angka Rp.1.385.382.915.249, bergeser naik menjadi Rp.1.359.964.337.393 sehingga berkurang Rp.25.418.577.855. Demikian penerimaan pembiayaan, muncul sisa lebih anggaran di tahun sebelumnya Rp.123.825.140.000 menjadi Rp.138.065.652.000, artinya defisit Rp.14.240.512.000,” ujar Khairizal pidatonya ditengah penyampaian nota keuangan .
Paripurna penyapaian nota keuangan APBD, di hadiri Ketua DPRD Inhu, Samsudin, Wakil Ketua I, Masyrulah, Wakil Ketua II H.Suardi Ritongan, Fokopimda, Para OPD dan para anggota dewan.
Sebelumnya ketua DPRD Inhu Samsudin membenarkan adanya pengalokasian hibah dalam APBD 2020, dimana penerima disepakati untuk Komisi Pemilihan Umum ( KPU ) Indragiri Hulu sebesar Rp.27.605.164.700, Panwaslu Kabupaten Inhu Rp.10.000.000.000, Polres Inhu untuk belanja pengamanan Pilkada sebesar Rp.4.048.195.383, TNI Rp.809.639.076.
Selanjutnya untuk TMMD sebesar Rp.1.200.000.000, ditambah lagi untuk biaya aplikasi di Polres Inhu Rp.60.000.000, dan Rp.200.000.000 untuk Kejaksaan Negeri Rengat sebagai penerima.
Bahkan untuk hibah berbentuk Badan/Lembaga/ Organisasi Kemasyarakatan juga dianggarkan untuk Lembaga Adat Melayu Riau ( LAMR ) sebesar Rp.500.000.000, dan Veteran Rp.125.000.000. Selain itu juga dialokasikan anggaran penerima bantuan sosial untuk bagi Mahasiswa/wi S1 skripsi Rp.200.000.000 bagi yang membutuhkan, termasuk pengalokasian beasiswa non PNS untuk Mahasiswa STTT sebesar Rp.50.000.000.
Paripurna penyapaian nota keuangan APBD, di hadiri Ketua DPRD Inhu, Samsudin, Wakil Ketua I, Masyrulah, Wakil Ketua II H.Suardi Ritongan, Fokopimda, Para OPD dan para anggota dewan. (ROL)








Komentar