oleh

Lima Kades dan Satu Kadis PMD Inhu Ditetepkan Jadi Tersangka 

INDRAGIRIHULU, MORALRIAU.COM – Penyidik kepolisian Republik Indonesia  resort Polres Indragiri Hulu (Inhu), Riau, menetapkan enam orang jadi  tersangka pada perhelatan Pemilihan kepala daerah (Pilkada) 9 Desember 2020 lalu.

Dari Keenam tersangka tersebut dijerat dikarenakan tak menjaga netralitas pada saat proses pemilu berlangsung di antaranya, satu (1) oknum Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (Kadis PMD), inisial R (46) dan lima kepala desa aktif di Kabupaten Indragiri Hulu.

Dari kenam orang yang tetapkan menjadi tersangka 5 kepala desa aktif dan satu ASN menjabat kepala dinas,” ucap Kasat Reskrik Polres Indragiri Hulu, AKP. I Komang Aswatama, Kepada Awak Media.

Untuk kelima kepala desa itu sendiri yakni, Inisial Sep (26) Kades Peladangan, SR (32), Kades Aur Cina, GA (37) Kades Bukit Selanjut, SV (27) Kades Pondok Gelugur dan RK (32) Kades Petonggan.

“Keenam tersangka tadi ditetapkan menjadi tersangka dengan enam berkas terpisah, usai kita melakukan gelar perkara pada Minggu (10/1) lalu, dalam waktu dekat  ini juga akan kita limpahkan ke Kejaksaan Negri Inhu,” ujarnya.

Untuk ke enam tersangka ini sendiri penyidik menjeratnya dengan UU 18 Pemilu pasal 188, UU Nomor I 2015 tentang Peraturan pemerintah pengganti undang-undang Perpu Nomor I tahun 2014 tentang pemilu gubernur bupati/walikota ju 71 ayat 1 uu no 2016 tentang perubahan kedua atas UU No 14 Tahun 2014 dengan ancaman minimal 1 bulan penjara dengan maksimal 6 bulan kurungan badan.

“Untuk ke-enam tersangka kita tidak tahan dengan pertimbangan tidak melarikan diri dan tidak menhilangkan barang bukti kemudian mengacu pada ancaman hukum terhadap enam tersangka itu dibawah lima tahun dan selama ini penyidik menilai koperatif,” tutup Komang,(*) ROL

Komentar

News Feed