SELANGOR, MORALRIAU.COM- Pembalap Tim Suzuki Ecstar, Andrea Iannone, harus menerima kenyataan pahit karena gagal menyentuh garis finis saat mengaspal pada MotoGP Malaysia, di Sirkuit Sepang, Minggu 4 November 2018, pukul 12.00 WIB. Iannone jatuh pada lap pertama, tepatnya di tikungan ke-15.
Iannone jatuh dikarenakan menghindari kemungkinan untuk menabrak Marquez, yang goyah saat berbelok di tikungan ke-15. Iannone pun lebih memilih jatuh agar kecelakaan antara dia dan Marquez tidak terjadi.
Iannone mengaku mengambil keputusan itu secara naluriah. Dirinya tidak sempat berpikir panjang perihal peluangnya untuk mengakhiri balapan dengan podium. Pasalnya, apabila terjadi tabrakan antara dia dan Marquez maka bukan tidak mungkin keduanya bisa mengalami cedera.
“Marc (Marquez) kehilangan (cengkaraman) bagian depan dan belakang (motornya). Saya tidak ingin menyentuhnya (Marquez), jadi akhirnya menginjak rem dan jatuh,” ungkap Iannone, seperti yang dilansir Crash, Senin (5/11/2018).
“Jika saya tidak mengerem mungkin saya akan menyentuhnya dan kami berdua jatuh. Itu adalah reaksi naluriah dan terjadilah seperti ini. Saya tidak punya pilihan lain,” lanjut pembalap berjuluk The Maniac Joe.
Meskipun gagal menyelesaikan balapan, tetapi Iannone telah memberikan kesan positif dengan penampilannya sejak sesi latihan bebas hingga kualifikasi MotoGP Malaysia. Pasalnya, Iannone dan GSX-RR telah menunjukkan perkembangan yang pesat, terutama dalam hal kecepatan. Hal itu jadi modal bagus bagi Iannone untuk meraih hasil maksimal di balapan pamungkasnya bersama Suzuki pada MotoGP Valencia, di Sirkuit Ricardo Tormo, Minggu 18 November 2018.
sumber okezone
