oleh

Camat Teluk Meranti Hadiri Malam Puncak Penutupan Helat Budaya Desa Teluk Binjai Tahun 2021

PELALAWAN, MORALRIAU.COM – Camat Teluk Meranti Zakirman, SH.M.IP, hadiri malam puncak penutupan Helat Budaya Desa Teluk Binjai Tahun 2021 pada Minggu (21/11/2021).

Hadir dalam kegiatan ini Anggota DPRD Kabupaten Pelalawan Musri Evendi, Ketua Umum LAMR Pelalawan Datuk Sri Tengku Zulmizan Asegaf, Ketua harian LAMR Kecamatan Teluk Meranti Datuk Bustami, SKM, Kepala Desa Teluk Binjai Syamsuir, Ninik mamak Persukuan, Tokoh masyarakat, Tokoh Pemuda dan masyarakat Desa Teluk Binjai.

Sementara itu, Camat Teluk Meranti Zakirman, SH.,M.IP menyampaikan Desa Teluk Binjai ditunjuk oleh kementrian sebagai desa budaya, “Maka dari itu kita harus berbesar hati dengan apa yang diberikan oleh pemerintah pusat kepada kita dan kita harus bisa menggali kembali budaya-budaya yang hampir terlupakan. Sesuai dengan tema kita “Meangkat Batang Tangolam”, kita tahu bahwa Kelurahan Teluk Meranti memiliki objek Wisata Bono, dan di Desa Teluk Binjai merupakan desa budaya ini akan menjadi pendukung dari wisata Bono tersebut. Kita akan kemas menjadi suatu paket wisata yang dapat menarik perhatian wisatawan.” ujarnya.

Camat Teluk Meranti Zakirman, SH.,M.IP juga memohon juga tunjuk ajar dari Datuk Sri Tengku Zulmizan Asegaf. mohon tunjuk ajar dari Datuk Sri Tengku Zulmizan Asegaf sebagai Ketua LAMR Kabupaten Pelalawan tentang bagaimana wisata yang berbudaya. Dan tak lupa juga ucapan terimakasih kepada semua pihak yang terkait yang telah mensukseskan kegiatan ini. “Semoga kedepannya kegiatan seperti ini akan lebih meriah lagi.” bebernya.

Anggota DPRD Kabupaten Pelalawan Musri Evendi dalam kegiatan ini menyampaikan kebudayaan ini tetap berkelanjutan untuk tiap tahunnya. “Kita akan tata dan watu tempat dan kami berharap kepada kita semua untuk dapat menggali budaya-budaya yang ada di Desa Teluk Binjai ini. Kedepannya kita berharap kepada semua pihak agar dapat mendukung kegiatan seperti ini agar adat istiadat dan budaya kita tidak terkikis oleh zaman.” kata Musri Evendi.

Sambutan Ketua Umum LAMR Kabupaten Pelalawan Datuk Sri Zulmizan Asegaf menyatakan atas nama LAMR Kabupaten Pelawan berharap kegiatan ini terus berlanjut dan bisa lebih banyak lagi kegiatan yang dilakukan baik dalam bidang kesenian, permainan, tradisi orang-orang tua dulu, kerajinan tangan dan permainan anak-anak.

Warisan Budaya Tak Benda (WBTB), Tahlil beanyut juga bisa diusulkan ke kementrian sebagai budaya tradisional asli dari Kecamatan Teluk Meranti, Desa Teluk Binjai. “Kami dari Lembaga Adat Melayu Riau Kabupaten Pelalawan mendukung penuh kegiatan ini. Semoga kegiatan seperti ini dapat bermanfaat buat kita dan orang bayak terkhusus buat generasi muda,” ujarnya. (*)

Komentar

News Feed