PEKANBARU, MORALRIAU.COM – Satu lagi buronan Polda Riau, yang berinisial TS alias Bob (37), terkait aksi teror pelemparan kepala anjing di rumah Kasi Penkum dan Humas Kejati Riau, Muspidauan serta percobaan pembakaran di rumah M Nasir Penyalai, ditangkap.
TE ditangkap pada hari Kamis (20/5/2021) sore, sekitar pukul 17.00 WIB di rumah keluarganya yang berada di Jalan Lintas Timur, Desa Puncak Indah, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan, Riau.
“Pelaku melakukan aksinya bersama-sama Iwan, Didi, dan Boy yang telah diamankan sebelumnya,” kata Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto, kepada GoRiau.Com, Sabtu (22/5/2021) malam.
Dari penangkapan TS, polisi juga mengamankan barang bukti berupa 3 unit handphone merk Vivo seri 1606 warna gold lis ungu, Nokia seri 1174 warna biru dan merk Strawberry warna biru.
“Dengan penangkapan TS alias Bob, masih tersisa seorang tersangka dalam DPO yang belum ditangkap, yakni J yang merupakan otak pelaku,” lanjut Narto.
Mantan Kabid Humas Polda Sultra ini menjelaskan, aksi teror tersebut dilatarbelakangi ada oknum yang tidak senang dengan hasil Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) LAM (Lembaga Adat Melayu) Kota Pekanbaru, beberapa waktu lalu di Hotel Furaya. Dimana Humas Kejati Riau, Muspidauan terpilih menjadi Ketua Harian LAM Kota Pekanbaru.
“Kasus ini dilatarbelakangi Musda LAM Kota Pekanbaru, dimana dalam musyawarah tersebut ada pergantian kepemimpinan. Dan yang terpilih menjadi Ketua harian adalah Muspidauan,” ujarnya.
Kemudian selain ada yang tidak senang dengan terpilihnya Muspidauan sebagai Ketua Harian LAM Kota Pekanbaru, ternyata oknum yang melakukan teror itu juga ingin menguasai fasilitas yang ada di LAM Kota Pekanbaru.
“Tujuannya adalah supaya mereka bisa tetap eksis di properti yang dimiliki LAM Kota Pekanbaru,” tutupnya.
Untuk diketahui, aksi teror itu terjadi sejak 3 Maret 2021, pelemparan bensin ke rumah warga bernama Nasir. Kemudian 4 Maret 2021 aksi teror kembali terjadi di Rumah Ketua NU Riau, dengan cara mencoret dinding rumah dengan kata-kata kasar. Lalu terakhir 5 Maret 2021, aksi teror terjadi di rumah Humas Kejati Riau, Muspidauan. (goriau)
