INDRAGIRIHULU, MORALRIAU.COM – Senin 09 Desember 2019 sekira pukul 08.00 Wib di Lapangan Kantor Bupati Inhu dilaksanakan kegiatan Apel Bersama Dalam Rangka Penanggulangan Banjir Dan Longsor Serta Antisipasi Karhutla Tahun 2020 Di Kabupaten Indragiri Hulu.
Pelaksanan Apel yang di pimpin Kapolres Inhu AKBP Efrizal S.I.K, serta turut Hadir dalam Apel, Sekda Kab. Inhu Ir. H. Hendrizal, M.Si, Pasi Ops Kodim 0302 Inhu Kapt. Inf. Ardiyasman, Perwira Apel, Akp Buha Siahaan, Komandan Apel Ipda Andra Leksi, Peserta Apel, Pleton Pamen Res Inhu / Kodim, Pleton Pama Res Inhu, Kodim, Para Camat Se Kab. Inhu, 1 Pleton Kodim, 1 Pleton Gabungan Polres, Para Lurah dan Kepala Desa, PNS/ASN Pemda Kab. Inhu, Badan Pelaksanaan Penyuluhan Pertanian,Perikanan,Kehutanan,dan Pertanahan Pangan (BP4KKP), Satpol PP Kab. Inhu Kantor Penangulangan Bencana Daerah (KPBD),Masyarakat Peduli Api, Perwakilan Pihak Perusahaan
Barisan ASN/Honorer Pemda Inhu kurang lebih 500 orang.
Penyampaian pengarahan pimpinan apel oleh Kapolres Inhu AKBP Efrizal, S.IK Apel gelar kesiap, siagaan yang diselenggarakan pada hari ini adalah untuk mengecek kesiapan Personel dan Kelengkapan Sarana Prasarana serta unsur terkait dalam pelaksanaan kesiapsiagaan Pencegahan dan Penanggulangan Bencana Banjir dan Longsor serta antisipasi Kebakaran Hutan Dan Lahan tahun 2020 mendatang, Pada kesempatan ini saya juga ingin mengucapkan terimakasih dan penghargaan yang setinggi tingginya kepada kita semua yang telah mendukung pelaksanaan apel bersama ini sehingga dalam penanggulangan bencana nantinya baik itu bencana banjir dan longsor maupun bencana karhutla dapat kita atasi secara bersama-sama di wilayah Kabupaten Indragiri.
Kerja keras tersebut menjadi tanggungjawab kita kedepannya untuk dapat meningkatkan kualitas penyelenggaraan pencegahan dan penanggulangan bencana banjir dan longsor maupun kebakaran hutan dan lahan di tahun tahun yang akan datang.
Pada kesempatan apel bersama ini berdasarkan data dari BMKG, pada saat sekarang ini sudah memasuki tahap musim penghujan yang mana rentan kaitannya dengan bencana banjir dan bencana longsor, banjir dan longsor merupakan bencana alam yang sering terjadi di indonesia, baik di daerah perkotaan maupun pedesaan.
Kita semua tahu bahwa banjir dan longsor membawa banyak permasalahan. banjir dan longsor membuat orang kehilangan rumahnya, pekerjaanya, menyebarkan penyakit, dan yang paling buruk adalah merenggut nyawa. banjir dan longsor memang dapat disebabkan oleh alam, namun yang sering terjadi justru banjir dan longsor yang disebabkan oleh manusia itu sendiri.
Banjir dan longsor yang disebabkan oleh alam mungkin akan lebih sulit dicegah, namun bukan berarti kita hanya dapat berdiam diri. dengan melakukan hal-hal positif, kita dapat mencegah banjir dan longsor akibat aktifitas manusia. kegiatan paling sederhana yang dapat kita lakukan adalah membuang sampah pada tempatnya agar tidak menyumbat aliran air.
Selanjutnya marilah lakukan 3 R, Reduce, Reuse, dan Recycle. 3 R yang kita lakukan dapat mengurangi sampah yang ada. tahapan selanjutnya adalah dengan menanam pohon. dengan ada banyaknya pohon, air akan mudah menyerap tanah dan mencegah adanya genangan air.
Kegiatan sederhana tersebut tidak hanya mencegah banjir dan longsor , tetapi juga dampak buruk lain yang disebabkan banjir dan longsor. oleh karena itu marilah kita melakukan kebiasaan tersebut mulai dari sekarang.
Sebagai gambaran berdasarkan data penanganan karhutla tahun 2019 Polres Indragiri Hulu telah melakukan proses penyidikan terhadap 5 laporan Polisi terdiri dari 5 Tsk yang terbukti telah melakukan dengan sengaja membuka lahan dengan cara dibakar, sedangkan hot spot sebanyak 332 titik, terjadi sejak bulan januari sampai november 2019.
Sedangkan luas lahan yang terbakar seluas 473 ha yang tersebar di wilayah kabupaten indragiri hulu
Terlebih-lebih ketika terjadi bencana karhutla kita semua berpartisipasi baik TNI polri, pemerintah, perusahaan.*( ROLIJAN)









Komentar