MERANTI, MORALRIAU.COM – Pelan tapi pasti, pengunjung yang datang dari berbagai daerah sudah mulai banyak berdatangan ke lokasi Wisata Telaga Air Merah, berbagai macam suku tidak lagi jadi penghalang, semuanya boleh datang ke wisata tersebut.
Berdasarkan pantauan awak media dilapangan pada hari minggu tanggal 19 Juli 2020 sekira pukul 10.00 wib, wisata alam bahari desa Tanjung sangat banyak di datangi pengunjung.
Pada kesempatan tersebut awak media mengkonfirmasikan Ketua Bumdes Desa Tanjung Boni, mengatakan lokasi wisata ini sudah beroperasi diakhir bulan Mei kemarin, “Terhitung lebih kurang sudah satu setengah bulan dibuka,” ujar Boni.
Lanjut dia, adapun lahan tempat wisata ini adalah milik pemerintah daerah, dengan luas lahan lebih kurang 5 hektar dengan kedalaman telaganya lebih kurang 7 meter lebih.
“Pemerintah Meranti hanya memberikan hak pinjam pakai,” ungkapnya.
Untuk masalah keamanan, Ketua Bumdes bersama Pemdes sudah berkoordinasi dengan Polsek Tebing Tinggi Barat, mulai dari keamanan hingga protokoler kesehatan mengikuti himbauan ketua gugus tugas serta bhabinkantibmas Briptu Ardianto dan Babinsa Serda Muslim Desa Tanjung,” tukasnya.
Ditambahnya lagi, pihak pengelola serta unit Wisata Alam Bahari Telaga Air Merah Desa Tanjung bekerja sama dengan Pemdes akan membuka atau meresmikan di bulan Agustus mendatang tepatnya sebelum peringatan HUT RIĀ ke 75 tahun 2020 ini.
“Rata-rata pengunjung pada awal uji coba dibukanya lokasi wisata telaga air merah ini lumayan banyak, sekitar 500 pengunjung pada bulan Juni lalu. Namun pada saat ini agak merosot alias menurun,” pungkasnya.
Pada kesempatan itu Kadus Desa Tanjung Selamat turut angkat bicara, ia mengatakan untuk tiket masuk hanya Rp.5.000,-. Sedangkan untuk wahana bebek air sekali main perunitnya Rp.15.000,- dan perahu di bandrol dengan harga Rp.10.000,- perunit sekali main sekitar 10 menit.
Lapak di dalam lokasi wisata telaga air merah ada sebanyak 22 lapak, dengan harga sewa lapak perhari Rp 5000 perharinya. Untuk parkir gratis tidak dipungut biaya, sebagai ekstra pelayanan di lokasi wisata tersebut. Personil yang dikerahkan untuk bertugas di lokasi wisata dari Bumdes 3 orang, Unit 16 orang dan di SK-kan, selebihnya relawan dari pemuda tempatan, jadi jumlah total keseluruhan personil yang dikerahkan sebanyak 35 orang,” ungkapnya.
Kades Desa Tanjung yang akrab di sapa Anas menambahkan ia sangat berterima kasih kepada seluruh pengunjung yang datang ke lokasi wisata bahari telaga air merah ini, “Semoga dengan datang ketempat wisata ini memberikan hiburan tersendiri bagi para pengunjung dan dapat merefresh para pengunjung karena capek beraktivitas,” pungkasnya.
Harapan bersama baik pengelola maupun unit yang bertugas di lokasi Wisata Telaga Air Merah ini dapat memenuhi permintaan pengunjung, semoga pemerintah Kabupaten Meranti dapat memperhatikan lokasi wisata ini, serta mulai membenahi dengan cara memperbaiki akses jalan menuju lokasi wisata telaga air merah desa tanjung nantinya,” tutup. (Mihrab)

















Komentar