MORALRIAU.COM, INHU – Berkisaran 10 yunit mobil bermuatan Crude Palm Oil (CPO) milik Pabrik Kelapa Sawit PT. Tasma Puja yang beroperasi di Kecamatan Batang Cenaku, Kabupaten Inhu, Riau dihentikan warga setempat, Senin 1/4/2019.Aksi itu dilakukan warga Desa Cenaku Kecil sebagai bentuk protes atas ketidak pedulian perusahaan dalam perbaikan kerusakan jalan akibat aktivitas truk CPO tersebut.
“Saat ini, bahu jalan Provinsi Lintas Selatan tersebut rusak berat dan terus dilewati truk CPO perusahaan. Kita minta perusahaan terlibat dalam perbaikan jalan tersebut,” ujar tokoh masyarakat Batang Cenaku H. Subir Salam kepada moralriau.com senin 1/4/2019.
Dikatakan, hari ini perusahaan dengan warga akan melakukan mediasi agar badan jalan yang rusak parah itu diperbaiki. Selama ini, setiap truk CPO perusahaan yang melewati bahu jalan rusak parah harus dikawal alat berat perusahaan untuk menarik bila terperosok dalam lobang yang memenuhi jalanan tersebut.
Setelah itu, kata Subir, mereka berlalu begitu saja. “Warga marah dengan ketidakpedulian perusahaan. Makanya dilakukan aksi penghadangan truk CPO ini ucapnya.
Kerusakan jalan yang ada sekarang menyulitkan masyarakat dalam beraktivitas, seperti antar jemput anak sekolah dan melansir hasil pertanian warga.
“Memang dulu pihak perusahaan masih ada membantu memperbaiki jalan yang rusak itu, tapi sekarang nampaknya sudah tidak ada,” katanya lagi.
Disamping itu, Pemerintah Provinsi Riau juga diharapkan bisa mendengarkan jeritan hati warga Batang Cenaku dengan melanjutkan pembangunan jalan provinsi Lintas Selatan tersebut.
“Karena sudah beberapa tahun tidak ada lanjutan pembangunan jalan provinsi tersebut. Sehingga hasil pertanian dan kebutuhan pokok masyarakat sulit diangkut,” Ujarnya. (Rolijan)

















Komentar