PEKANBARU, MORALRIAU.COM – Sebanyak 10 pejabat publik Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Pekanbaru disuntik vaksin Sinovac di Puskesmas Rejosari pada 14 Januari 2021 lalu. Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Pekanbaru Andi Suharlis merupakan salah satu pejabat tersebut yang tetap sehat usai disuntik vaksin.
Hal ini diungkapkan Wali Kota Pekanbaru Firdaus usai penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding) dengan Kejari Pekanbaru di Kompleks Perkantoran Tenayan Raya, Kamis (21/1).
“Vaksinasi itu untuk melindungi diri kita dari virus corona. Salah satu pejabat publik yang sudah disuntik vaksin Sinovac pada 14 Januari lalu adalah Kajari Pekanbaru Andi Suharlis,” katanya.
Andi Suharlis sempat mengalami sedikit gejala demam ringan setelah 24 jam disuntik vaksin Sinovac. Di hari berikutnya, Andi Suharlis tidak mengalami gejala apapun.
“Ini cerita beliau ke saya tadi,” ungkap Firdaus.
Untuk diketahui, vaksinasi dilakukan terhadap pejabat publik dan tokoh agama sebanyak 10 orang. Para pejabat publik itu antara lain, Wakil Wali Kota Pekanbaru Ayat Cahyadi, Kapolresta Pekanbaru Kombes Nandang Mu’min Wijaya, Kapten Nizam (Kasi Ops Kodim 0301) Pekanbaru.
Selanjutnya, Kajari Pekanbaru Andi Suharlis, Sekdako Pekanbaru Muhammad Jamil, Akbarizan, tokoh agama Islam dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).
Kemudian, Ketua Bhayangkari Polresta Pekanbaru Ervinna, tokoh agama Buddha Sarjoko, tokoh agama Hindu I Nyoman Tutri Janata, tokoh agama Kristen Pendeta Lewis Efraim Sitompul. (Kom)












Komentar