Wakil Ketua DPRD Riau Hadiri Rakor Kepala BNPB Pusat dengan Bupati/Walikota se-Provinsi Riau

PEKANBARU, MORALRIAU.COM – Wakil Ketua DPRD Provinsi Riau Agung Nugroho menghadiri Acara Rapat Koordinasi (Rakor) Kepala BNPB Pusat Dengan Bupati/Walikota se-Provinsi Riau Terkait Penanganan Pandemi Covid-19 di wilayah Kota Pekanbaru, di Balai Serindit Provinsi Riau. Sabtu Malam, (07/08/2021).

Dihadiri langsung oleh Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar. PJ. Sekda Masrul Kasmy, Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, Danrem 031/WB Brigjen TNI, Syech M Ismed, Kajati Riau Dr.Jaja Subagja, Danlanud Riau Andi Kustoro serta Forkopimda Riau serta diikuti oleh Pemerintah Kota Pekanbaru seperti Walikota Pekanbaru, Firdaus didampingi Sekda Pekanbaru M. Jamil serta Forkopimda Kota Pekanbaru lainnya.

Gubri menyampaikan, digelarnya rakor bersama kabupaten/kota ini bertujuan untuk melakukan penanganan Covid-19 secara ketat serta upaya kerjasama semua pihak termasuk dalam mengawasi adanya penetapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang telah ditetapkan di masing-masing daerah.

“Termasuk juga harus mempersiapkan rumah sakit (RS) yang telah dipersiapkan untuk menangani kasus Covid-19 dan obat-obatan serta semua yang berkaitan kebutuhan dari rumah sakit lainnya,” ujar Gubri.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Riau, kapasitas ruang isolasi di seluruh rumah sakit (RS) rujukan Covid-19 di Riau ada 1.625 tempat tidur. Saat ini kondisinya sudah terisi 80 persen. Sedangkan kapasitas ruang ICU ada 137 tempat tidur, dan kondisinya juga nyaris penuh. Tidak ada jalan lain untuk semua pihak wajib menerapkan 5M. Yakni mengenakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas.

“Karena itu harapan kami melalui media dalam hal ini dapat disampaikan kepada masyarakat kita, agar mereka senantiasa disiplin juga menjalankan protokol kesehatan ,” tambahnya.

Untuk itu, Syamsuar berharap melalui rakor ini Pemerintah Provinsi Riau maupun Pemerintah Kabupaten dan Kota Se Riau dapat bekerjasama untuk menekankan angka penularan covid 19, meningkatkan angka kesembuhan dan sekaligus menekan pertambahan kasus kematian di Riau. Tutupnya. (ril)

Komentar