Wagubri Edy Natar Nasution Terus Galakan Kegiatan Gerakan Sholat Subuh Berjamaah

PEKANBARU, MORALRIAU.COM – Wakil Gubernur Riau (Wagubri), Edy Natar Nasution terus menggalakan kegiatan Gerakan Sholat Subuh Berjamaah (GSSB) di lingkungan masyarakat Riau.

Kegiatan GGSB kali ini, dilaksanakan Wagubri di Massjid At-Taufiq, RT 02, RW 01, Kelurahan Tangkerang Timur, Kecamatan Tenayanraya, Pekanbaru, bersama Ketua Bakomubin Provinsi Riau yang sekaligus selaku ketua GSSB Ustad Zulhusni Domo.

Kegiatan yang juga diikuti Ketua RT 02, RW 01, serta masyarakat setempat  tersebut, merupakan kegiatan yang ke-49 dilaksanakan Wagubri di berbagai daerah kabupaten/kota di Riau. Dalam kesempatan ini, Edy Nasution menyampaikan tiga hal kebaikan dan mengimbau kepada masyarakat untuk melaksanakan sholat subuh berjamaah di masjid.

Pertama, sebagai upaya menjaga hubungan silahturahmi antar umat Islam tetap terjaga dan terus terjalin dengan baik. Karena dengan melaksanakan Sholat Subuh berjamaah ini, kita akan terus bertemu dengan masyarakat di masjid.

“Dengan seringnya bertemu di masjid, maka kita umat muslim khusunya, akan saling membangun komunikasi dan saling berinteraksi dengan baik serta bisa mendapatkan berbagai hal untuk membangun kebaikan,” kata Edy Nasution.

Selanjutnya, kata Edy Nasution, Sholat Subuh berjamaah juga sebagai bentuk kesetiaan seorang hamba kepada Allah SWT. Tambah lagi Sholat Subuh berjamaah ini juga merupakan perintah Allah SWT sesuai dalam ajaran agama.

“Sholat Subuh ini waktu yang paling berat bagi sebagian orang untuk melakukannya. Namun, di situlah pembuktian kesetian dari seorang hamba kepada penciptanya,” jelas Edy Nasution.

Sedangkan untuk poin ketiga, Edy Nasution mengatakan, Sholat Subuh berjemaah juga bisa untuk mendapatkan derajad kemuliaan di sisi Allah SWT. Hal ini sesuai dengan firman Allah SWT dalam surat Al-hujurat ayat 13 yang artinya, “Sesungguhnya orang yang paling mulia disisi Allah adalah orang yang paling bertaqwa”. Sementara, takwa adalah melaksanakan apa yang Allah perintahkan dan meninggalkan apa yang Allah larang.

“Dengan kita taat melaksanakan Sholat Subuh berjamaah di mesjid ini, kita termasuk kedalam orang yang bertaqwa kepada Allah. Dan taqwa itu pulalah diharapkan kita akan memperoleh derajad kemuliaan,” tuturnya.

Sebelumnya, mantan Danrem 031 Wira Bima ini juga pernah menyampaikan, untuk meramaikan Sholat Subuh berjamaah di masjid, juga tidak lepas dari peran kebersamaan masyarakat yang kuncinya juga pada komunikasi dan silaturahmi. Karena, jika komunikasi sesama baik dan silaturahmi bagus maka penularan kecintaan Sholat Subuh berjamaah juga akan terbangun dengan baik sendirinya.

Sholat Subuh berjamaah ini memang berat, namun sebenarnya juga tidak sulit. Contohnya, kata Edy Nasution, jemaah yang sudah terbiasa Sholat Subuh berjamaah bisa mengajak satu orang saja setiap waktu, sudah penuh masjid.

“Apa lagi, jika orang yang kita ajak pertama tadi juga melanjutkan mengajak jemaah lainya. Tidak terbayangkan seperti apa ramainya masyarakat kita yang sholat berjamaah setiap subuh di Masjid,” ujarnya.

“Sekarang ini, bagaimana kita membangun cara itu, dengan membuat berbagai program, seperti kegiatan GSSB ini yang diharapkan juga bisa terus dikembangkan oleh masyarakat kedepan,” ucap Edy Nasution. (*)

Komentar