PEKANBARU, MORALRIAU.COM- Anggota DPRD Riau setuju dan tidak masalah dengan rencana pemerintah yang akan memajukan pelaksanaan UN (Ujian Nasional) Tahun Ajaran 2018/2019 tingkat SMA/SMK yang seharusnya April menjadi Maret. Asal hal ini tidak merugikan anak didik, terutama dalam mengejar ‘kehilangan’ waktu pendidikan yang terjadi.
“Pihak sekolah harus betul-betul mempersiapkan hal ini. Terutama menyiasati waktu yang tersisa dengan ‘mengejar’ pelajaran yang seharusnya belum habis’. Terlebih masalah kualitasnya, kita tidak mau nanti dengan dipercepatnya pelaksanaan ujian ini kualitas hasil UN jadi turun,” sebut Taufik Arrakhman saat dikonfirmasi, Jumat (11/01).
Lebih jauh disampaikan politisi Gerindra ini, apalagi nilai UN merupakan sebuah indikator kelulusan atau dijadikan sebagai sebuah tingkat prestasi dan keberhasilan baik bagi seorang anak didik maupun sekolah dan daerah.
“Jadi tentu kita tidak ingin dengan dimajukan jadwal UN ini, akan jadi masalah nabtinya tethafap nilai,” katanya lagi mengingatkan.
Untuk itu menurut Dapil Kota Pekanbaru ini lagi, Disdik dan pihak sekolah harus bertanggung jawab dengan dipercepatnya masalah UN ini. Harus ada upaya dan cara bagaimana kualitas anak didik tetap terjaga.
Bagaimana proses belajar dan mengajar yang dilakukan dipacu sesuai dengan batas waktu yang ditentukan tanpa mengabaikan kualitas.
“Yang lebih tahu itu secara teknis adalah pihak sekolah dan Disdik, apakah dengan menambah jam pelajaran di luar jam seharusnya atau bagaimana. Juga dengan perbanyak latihan-latihan membahas atau menyelesaikan soal sehingga terjaga kualitas a nak didik,” tambahnya dengan memberikan semacam upaya yang bisa dilakukan. (mrc)












Komentar