TEMBILAHAN, MORALRIAU.COM- Perusahaan Listrik Negara (PLN) adalah aspek untuk sebagai penerangan khususnya di malam hari dan umumnya untuk kepentingan aktivitas masyarakat secara publik.
Seringnya tidak tepat jadwal pada penyalaan PLN di Kecamatan Pelangiran Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, membuat resah mayarakat. Kenyataan tersebut telah di keluhkan oleh masyarakat Desa Teluk Bunian.
H. Abdul Muin, selaku tokoh mewakili masyarakat, ia mengatakan, listrik di desa Teluk Bunian, biasanya menurut jadwal selambat lambatnya dinyalakan setiap pukul 17.00 sampai pukul 06.00 Wib namun akhir akhir ini selalu saja terlambat dinyalakan, diatas pukul 22.00 wib.
“Kami bayar tepat waktu bahkan tidak kurang se rupiahpun, saya sekarang sudah mempergunakan lampu listrik pribadi demi lingkungan setempat, ” paparnya sangat kecewa”
Selanjutnya, Area Firman selaku koordinator PLN saat diwawancara oleh awak media, Senin 25/02/2019 siang, ia mengatakan, saat ini PLN keadaan dalam perbaikan karena ada kerusakan mesin.
“Kami sudah informasikan kepada Kepala kepala desa di Pelangiran ini, pemadaman diperkirakan pada bulan ini, empat hari dalam lima jam. Semoga saja akan secepatnya ” tuturnya dengan sikap ramah.
Berbeda dengan penyampaian, M. Nurbilal, yang sapaannya adalah Bilal, ketika diwawancara, dia mengatakan, kalau anda bertanya secara kekeluargaan saya akan jawab, bahkan kalau ada yang kasar datang kesini akan ditinju secara pribadi ” katanya sikap arogan.
Selanjutnya Bilal mengatakan, berhubung karena ada kerusakan mesin, dan pekerjaan kami pun masih secara manual, justru harus pemadaman secara bergilir sampai pekerjaan perbaikan selesai.
Abdul Hadi, selaku ketua RW 01, juga angkat bicara, listrik di Pelangiran memang selalu terlambat menirukan kekecewaan masyarakat.
Dikesempatan yang sama, Joko Triono, selaku ketua RW 02 mengatakan hal kekecewaan yang sama.
Pewarta ; Syahwani/Rhama Melo








Komentar