Jalan Tuanku Tambusai, baru saja selesai di aspal sepanjang 500 meter.
KUALU, MORALRIAU.COM – Ternyata PT PP Tirta Riau hanya menyanggupi mengaspal Jalan Tuanku Tambusai Desa Kualu Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar, sepanjang 1,5 Kilometer dari 3 Km yang digalinya untuk menanam pipa air minum.
Pengaspalan jalan sepanjang 1,5 kilometer itu dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama sepanjang 500 meter baru saja selesaikan dikerjakan, tahap kedua sepanjang 1 Km lagi dikerjakan di bulan Agustus 2025.
Ketua Pemuda Desa Kualu Irwan Budiana menyampaikan bahwa kesepakatan awal jalan Tuanku Tambusai yang digali PT PP Tirta Riau untuk penanaman pipa air minum itu akan diaspal kembali oleh mereka.
Namun, setelah pengejaanya selesai, perusahaan air minum itu tidak mengaspal jalan secara maksimal.
“PT PP Tirta Riau, hanya menutup lubang galianya dengan aspal. Sehingga bentuknya tak karuan dan terkesan asal jadi,” kata Ketua Pemuda Irwan kepda media ini, belum lama ini.
Melihat kondisi jalan tak karuan seperti itu, masyarakat tidak terima. Kemudian diadakan pertemuan dimediasi Pj Bupati Kampar. Dari pertemuan tersebut PT PP Tirta Riau hanya menyanggupi mengaspal jalan Tuanku Tambusai sepanjang 1.5 Km dari 3 Km yang digalinya.
Namun PT PP Tirta Riau tidak kunjung mengaspal jalan utama masyarakat Desa Kualu itu. Maka terjadilah aksi demo masyarakat terhadap PT PP Tirta Riau. Masyarakat menuntut perusahaan air minum segera mengaspal jalan yang telah disanggupinya.
“Alhamdulillah, saat ini Jalan Tuanku Tambusai sudah diaspal, sepanjang 500 meter,” jelasnya.
Tidak jauh beda, Datuk Anasri juga menyampaikan terkait masalah jalan Tuanku Tambusai yang pernah digali PT PP Tirta Riau itu, sempat dimediasi oleh Pj Bupati Kampar dua kali dan memanggil kepala desa kualu, ninik mamak, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan pihak PT PP Tirta Riau.
Dari pertemuan itu, PT PP Tirta Riau hanya mau mengaspal Jalan Tuanku Tambusai yang sudah galinya sepanjang 1,5 Km. Untuk 1,5 km lagi dibebankan kepada Pemda Kampar untuk mengaspalnya.
“Dari 3 Km jalan yang rusak, PT PP Tirta Riau hanya mau mengaspalnya sepanjang 1,5 Km,” kata Datuk.
“Kenapa dulu sempat terjadi demo, karena PT PP Tirta Riau tak kunjung mengaspal jalan kita ini. Setalah demo baru mereka aspal,” ungkapnya. (wir)







Komentar