Terkesan Komisi ll DPRD Rohul Abaikan Laporan Masyarakat Tiga Desa di Tambusai

ROHUL, MORALRIAU.COM – Masyarakat tiga desa yakni Desa Tambusai Timur, Desa Tingkok, Desa Lubuk Soting telah menyurati DPRD Rohul selaku wakil rakyat yang semestinya bisa memperjuangkan hak masyarakat, terlebih lagi di daerah pemilihannya (Dapil).

Sukrial Halomoan Nasution membenarkan saat diwawancarai reporter media ini bahwa pada tanggal 27 juli 2020 perwakilan masyarakat yang tergabung dalam Organisasi Gerakan Masarakat Peduli Rokan hulu (GEMPAR) telah menyurati Ketua DPRD Rohul untuk meagendakan rapat mediasi dengan PT. Hutahaean, namun saat belum ada tanda-tanda akan digelar Hearing.

Menyikapi surat masyarakat yang terkesan dilupakan atau tak dianggap ada, Halomoan Nasution sangat menyayangkan sikap Komisi II ini, “Padahal Tambusai dan Tambusai Utara itu adalah Dapil Ketua komisi ll DPRD Rohul,” ucap Halomoan Nasution.

Tambah pria yang akrab disapa Lomo, ada dua orang anggota dewan yang seharusnya tempat masyarakat mengadu di komisi ll yang wilayah pemilihannya dari Tambusai dan Tambusai Utara yaitu Reza dan Budi Suroso. “Sepertinya mereka sudah lupa dengan kami,’ kata Bung lomo dengan nada sedih.

Reza Ketua Komisi ll saat dihubungi via Whaatsap nya menjawab, masih dalam tahapan, apa lagi pihak PT. Hutahaean kurang koperatif. “Sedangkan mereka bersikukuh surat kementrian yang mereka pegang sudah dua kali kami minta di agendakan ke kementrian LHK, tapi belum bisa diterima,” jawab ketua komisi ll.(Jm/.Awi)