oleh

Terkait Progres Renovasi Plaza Ramayana, Komisi II Hearing dengan PT. MPP

PEKANBARU, MORALRIAU.COM – Usai terbakar beberapa tahun yang lalu, para pedagang Plaza Ramayana Sukaramai, Jalan Jenderal Sudirman Pekanbaru hingga saat ini masih berjualan dikios-kios yang disediakan. Maka untuk meminta kejelasan terkait progres renovasi plaza Ramayana dan kepastian waktu para pedagang bisa mendapat tempat berjualan yang lebih bagus, Komisi II panggil pihak PT. Makmur Papan Permata (MPP) selaku pengelola Plaza Sukaramai Ramayana.

Dari Hearing yang dipimpin oleh Roem Diani Dewi dengan pihak PT.MPP ini, diketahui bahwa progres renovasi gedung ramayana pasca terbakar beberapa tahun yang lalu ini sudah mencapai 85 sampai 90 persen dan ditargetkan bisa rampung dan bisa segera difungsikan oleh para pedagang.

“Dari informasi yang disampaikan piham PT.MPP diketahui hampir 85 persen ruko-ruko sudah siap semua, bahkan pedagang siap diakomodir,” ujar Roem Diani Dewi usai hearing Senin (20/1/2020).

Bahkan menurut Informasi yang didapat oleh politisi Demokrat ini lagi, bahwa pihak PT. MPP menargetkan pada Maret mendatang pedagang sudah bisa berjualan ditempat yang baru dan lebih nyaman.

“Pada bulan maret pedagang diperkirakan sudah mulai masuk, karena semua sudah ready dan sudah dilengkapi beragam fasilitas penunjang, dimana ada sekitar 40 ekskalator, 6 lift dan semua sudah ok,” ungkap Roem lagi.

Tidak hanya itu, Komisi II juga mempertanyakan terkait pembayaran pajak yang merupakan tanggunghawab pihak PT.MPP.

“Hearing tadi kita juga mempertanyakan terkait pembayaran pajak yang merupakan tanggungjawab mereka, karena selama ini diketahui mereka punya hutang pajak selama pasca terbakar hampir Rp700 juta, itu tentunya berdampak kepada PAD kita. Dan beberapa persoalan terkait lainnya,” tuturnya.

Sementara Wakil GM PT MPP, Jeffry mengungkapkan dari pertemuan yang dilakukan, pihaknya menerima banyak masukan dari Komisi II DPRD Pekanbaru yang bertujuan agar para pedagang merasa nyaman dan aman berjualan disana STC. Pihaknya berharap, proses pemindahan bisa segera dilaksanakan agar STC bisa beroperasi total.

“Saat ini, progres pembangunan STC I sudah rampung sekitar 90 persen yang bisa menampung sekitar 1.700 pedagang. Para pedagang diharapkan agar bisa segera pindah ke bagian dalam STC, sehingga kawasan luar (lokasi TPS saat ini) bisa segera direnovasi dan dipercantik. Jadi pedagang bisa berjualan dengan aman dan nyaman,” terang Jeffry.

Pada tanggal 3 Februari mendatang, Komisi II DPRD Pekanbaru akan kembali menggelar rapat lanjutan bersama PT MPP Pekanbaru. Nantinya, pembahasan akan lebih difokuskan terhadap hak dan kewajiban PT MPP kepada Pemko Pekanbaru karena selama ini terkesan sedikit terabaikan. (dp)

Komentar

News Feed