Terkait Pemangkasan Dana Media, Sekwan  Meranti Merasa di Kambing Hitamkan oleh Bawahannya

MERANTI, MORALRIAU.COM – Pengakuan Irmansyah Sekwan DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti Provinsi Riau, Jumat (13/9/2019) di ruang kerjanya  mengatakan pada  awak media baik Cetak maupun Online  terkait pemangkasan anggaran untuk media melalui APBD P.

Irmansyah  menjelaskan  dirinya tidak ada melakukan pemangkasan Anggaran untuk media,  kalau memang ada saya melakukan hal demikian mana buktinya, ” kata Sekwan.

Yang jelas Kabag Humas dan PPTK tidak pernah mengajukan anggaran untuk kegiatan media dengan saya. Saya tidak mau di kambing hitamkan oleh oknum bawahan saya,  saya mau secara transparan supaya jelas kemana arahnya dana yang telah dicairkan selama ini,  dan kegiatannya  harus jelas  dana yang dikeluarkan.

Menurutnya, selama dirinya menjabat Sekwan belum pernah menerima laporan dari mereka dan selama ini mereka belum ada  dilakukan pembahasan anggaran untuk media.

“Sampai saat sekarang ini saya belum menerima laporan anggaran untuk diajukan APBD P tahun 2019,” ujarnya.

“Kita harus melakukan pertemuan setelah  pelantikan anggota DPRD yang baru insya allah Senin besok 16 September 2019 dan pada hari Rabu 18 September 2019 kita lakukan pertemuan, kita buka bukaan, nanti baru jelas siapa yang salah selama ini,” kata Sekwan.

Sekwan tidak merasa takut demi kebenaran, dirinya siap melepaskan jabatan Sekwan demi mencari titik kebenaran, dalihnya Sekwan.

Karena saya tidak mau kecolongan seperti kejadian tahun 2016 menghabiskan anggaran ratusan juta rupiah, kegiatannya tidak jelas, hal seperti itu jangan terulang lagi dengan dirinya,” ungkapan Sekwan.

Harapan beberapa awak media menghimbau Bupati Kepulauan Meranti Agar segera mencopot Sekretaris Dewan DPRD kepualaun Meranti dikarenakan kebijakan nya tidak Pro terhadap profesi jurnalis yang mayoritas adalah Putra Putri asli Meranti.

Kami selaku jurnalis merasa keberatan jika Anggaran Media yang hanya 2x Setahun itupun dipangkas oleh Sekwan DPRD Meranti Irmansyah dengan mengkambing hitamkan orang lain.

Sekwan Meranti hanya pro dan menjadi memuaskan nafsu Anggota dewan semata dengan memprioritaskan kegiatan yang sifatnya tidak begitu penting

Kami mohon kepada Bupati kepulauan Meranti Bapak Drs Irwan MSi untuk segera menonaktifkan Sekwan DPRD Meranti. (Rab)

Komentar