“Tak Tedayo Leh Doh…’ Candaan Suyatno di Acara BRK Syariah Bikin Pecah Tawa

ROHIL, MORALRIAU.COM – Suasana hangat penuh keakraban terasa di lokasi acara Bank BRK Syariah Cabang Bagansiapiapi saat lembaga keuangan kebanggaan daerah itu menggelar kegiatan Ramah Tamah BRK Syariah bersama Nasabah PNS Pra Pensiun dan Purnabhakti, Senin (3/11/2025) di Jalan Perwira, Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau.

Acara yang dikemas sederhana tersebut menjadi ruang silaturahmi antara BRK Syariah dengan para abdi negara yang telah menuntaskan masa pengabdianya. Melalui kegiatan ini, BRK mengajak para pensiunan untuk tetap menjadikan BRK Syariah sebagai mitra keuangan utama di masa purna tugas, khususnya melalui program pembiayaan pra dan pensiun.

Di bawah tenda besar, deretan kursi tamu tampak tertata rapi. Puluhan hadiah menarik dalam kotak kertas disusun di atas panggung, memantulkan suasana penuh antusias. Raut wajah ceria terlihat dari para undangan yang sesekali saling berbisik, berharap nomor undian mereka dipanggil untuk membawa pulang hadiah berupa kulkas, setrika, dispenser, atau blender.

Dari atas panggung, mantan Wakil Bupati Rokan Hilir Suyatno, A.Mp, tampil memberikan sambutan mewakili para pensiunan PNS. Dengan nada bersahabat, ia melempar canda yang disambut tawa riuh para tamu.  

“Kalau perlu acara seperti ini kita adakan tiap tahun. Atau tahun depan, kita buat acara jalan-jalan untuk para pensiunan. Bagaimana, Bapak Ibu?” ujarnya disambut sorak setuju dari hadirin.

Suyatno mengaku sempat merasa canggung saat berdiri di podium. Sudah lama ia tidak lagi berbicara di depan publik sejak purna jabatan. Namun kepercayaan yang diberikan rekan-rekannya, katanya, menjadi penyemangat tersendiri. “Buatlah kegiatan seperti ini agar kami terhibur. Apalah daya kami yang sudah pensiun, tak tedayo kami, leh doh,” katanya dalam logat khas Melayu yang disambut tawa hangat para tamu.

Dalam kesempatan itu, Suyatno mengulas sekelumit sejarah BRK Syariah yang telah berdiri sejak tahun 1966. Ia mengenang masa saat dirinya masih menjabat pada awal tahun 2000-an, ketika kantor BRK pertama kali beroperasi di Jalan Perniagaan. Ia berharap, setelah 28 tahun Rokan Hilir berdiri, BRK Syariah dapat memiliki kantor representatif yang berdiri di atas tanah sendiri. “Dulu saya coba siapkan lahan di sekitar bundaran ikan, dekat gedung perpustakaan. Di situ konsep saya dulu, ingin mendirikan kantor BRK yang megah,” kenangnya.

Ia menambahkan, sejumlah cabang BRK di daerah lain seperti Pekanbaru, Kampar, dan Rokan Hulu telah memiliki gedung permanen sendiri. Karena itu, menurutnya, sudah waktunya BRK Bagansiapiapi memiliki kantor yang lebih layak, dengan area parkir yang memadai agar pelayanan kepada masyarakat kian optimal.

Wajah Suyatno terlihat semringah saat ia menceritakan kesehariannya kini. “Sejak tak menjabat, tiap hari saya ke ATM BRK. Kadang ambil uang subuh -subuh, terus ngopi sama kawan lama. Tak sadar, habis pulak duitnya,” tuturnya disambut tawa renyah hadirin.

Sementara itu, Wakil Bupati Rokan Hilir, Jhony Charles, dalam sambutannya menyambut baik usulan Suyatno agar acara semacam ini menjadi agenda tahunan.  

“Kalau kita buat acara jalan-jalan untuk pensiunan, bagaimana? Cocok, kan?” ucap Jhony yang langsung disambut tepuk tangan meriah.

Jhony menyampaikan, pemerintah daerah mendukung penuh keberadaan BRK Syariah sebagai bank daerah yang memiliki peran strategis dalam menopang perekonomian masyarakat.

Ia menilai, BRK patut memiliki gedung sendiri dengan lokasi yang representatif, seperti di kawasan belakang Gedung Misran Rais yang dinilai ideal dan tidak mengganggu arus lalu lintas. “Dan jangan lupa, siapkan juga tempat ngopi untuk para pensiunan,” ujarnya sambil tersenyum, memecah keheningan dengan canda ringan.

Sementara itu, Pimpinan Divisi Konsumer BRK Provinsi Riau-Kepri, Irsyadi Sukri, dalam arahannya mengimbau para pensiunan untuk mengurus administrasi keuangan dan pensiun langsung di kantor BRK.

“Bagi Bapak dan Ibu pra pensiunan, tak perlu jauh-jauh ke Pekanbaru. Cukup datang ke kantor BRK Bagansiapiapi. Kami telah menyiapkan petugas dari BRK dan PT Taspen untuk membantu proses pendaftaran,” jelasnya.    

Irsyadi menambahkan, layanan digital BRK kini semakin mudah diakses melalui aplikasi berbasis ponsel. Ia juga mengingatkan agar para pensiunan waspada terhadap modus penipuan yang mengatasnamakan PT Taspen. “Jika menerima pesan singkat atau telepon yang meminta data pribadi, abaikan saja. PT Taspen tidak pernah meminta data melalui HP,” tegasnya.

Menutup sambutan, Irsyadi mengajak para pensiunan untuk berinvestasi dalam bentuk emas. “Harga emas tak pernah surut. Kalau disimpan dalam bentuk uang, nilainya bisa berkurang karena inflasi. Tapi kalau emas, insya Allah tetap berharga,” ujarnya menutup dengan bijak.

Acara berlanjut dengan pembagian doorprize yang menjadi momen paling ditunggu. Tawa dan tepuk tangan bergema saat nama Drs. Wan Wazirwan Yunus, salah satu mantan pejabat Rohil, diumumkan sebagai pemenang hadiah utama berupa mesin cuci. Doorprize juga diberikan kepada peserta dengan kategori “terlucu” dan “tercepat,” yang diserahkan langsung oleh Wakil Bupati Jhony Charles dan mantan Wabup Suyatno.    

Hadir dalam acara tersebut sejumlah pejabat dan tokoh penting, di antaranya mantan Bupati Rokan Hilir Suyatno, Kepala BPSDM Rohil, jajaran pimpinan BRK Provinsi Riau dan Cabang Bagansiapiapi, para kepala OPD, karyawan BRK, serta para PNS pra pensiun dan purnabhakti. (“)

Komentar