oleh

Syafri Harto Belum Dinonaktifkan, Mahasiswa FISIP Unri Mengaku Khawatir Berjumpa

PEKANBARU, MORALRIAU.COM – Rektor Universitas Riau (Unri) belum menonaktifkan Dekan FISIP Syafri Harto dari jabatannya, walaupun dia sudah ditetapkan sebagai tersangka dugaan kasus pelecehan seksual.

Dilansir dari cakaplah, Wakil Bupati Komahi FISIP Unri, Voppi Rosea Bulki mengaku, ada rasa kekhawatiran oleh sejumlah mahasiswa apabila berjumpa kembali dengan Syafri Harto. Sebab itu, dikhawatirkan, akan terjadi hambatan sisi administrasi dan akademis bagi mahasiswa yang ada hubungan dengan sang Dekan.

“Karena kasus ini dan adanya tersangka menjadi hambatam baik administrasi maupun akademi,” ujar Voppi, Jumat (26/11/2021).

Selain itu, katanya, tak sedikit mahasiswa dan mahasiswi FISIP Unri yang mengaku kepadanya, juga merasa khawatir apabila berjumpa langsung dengan Syafri Harto.

“Yang dialami oleh mahasiswa dan mahasiswi di sini ada rasa khawatir ingin berjumpa. Apalagi sudah menjadi tersangka (dugaan pelecehan seksual),” lanjutnya.

Hal tersebut yang menjadi kekecewaan Voppi terhadap Rektor Unri yang tidak menonaktifkan Syafri Harto dari jabatan Dekan tersebut.

“Harusnya di sini Rektor melihat kondisi mahasiswa, ada rasa ketakutan dan kekhawatiran. Sebenarnya kami mahasiswa cukup kecewa karena keputusan tersebut, apalagi Dekan punya peran krusial dalam fakultas,” ungkapnya.

Ia juga menyebutkan, saat ini memang beban mengajar Syafri Harto sudah dikurangi oleh pihak kampus.

“Beliau dikurangi beban mengajarnya, kalau jam beliau yang mengajar maka digantikan dosen lainnya,” pungkasnya. (*)

Komentar

News Feed