PEKANBARU, MORALRIAU.COM – Adanya keinginan dari Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti minta dispensasi agar jemaah hajinya tetap berangkat melalui embarkasi haji Batam mendapat tanggapan serius dari pihak DPRD Riau.
Embarkasi Antara yang diperjuangkan merupakan keinginan bersama, jadi semua Kabupaten/Kota harus berangkat dari provinsi Riau.
Untuk mewujudkan Embarkasi Antara di Riau ini, ungkapnya, sebelumnya sudah jadi kesepakatan dari semua pihak yang ada di provinsi baik DPRD Riau, Pemerintah Provinsi Riau, Kabupaten/Kota dan lainnya yang terkait.
“Jadi kita berharap, kalau ini sudah jadi kesepakatan, seluruh Kabupaten/Kota harus lewat Embarkasi Antara,” sebutnya dengan lantang, Rabu (13/02) saat dikonfirmasi di ruang kerjanya gedung DPRD Riau.
Diakui juga oleh Dapil Kepulauan Meranti-Bengkalis-Kota Dumai ini, permasalahan ini nanti tentu akan ada pembicaraan khusus dan serius dari Pemerintah Provinsi Riau dan instansi terkait lainnya dalam menanggapi. Untuk saat ini provinsi Riau harus fokus dulu bagaimana Embarkasi Antara inibdivdapat oleh Riau.
“Selama inikan kita hanya berikan kontribusi saja pada provinsi lain. Sekarang bagaimana membesarkan daerah sendiri,” tambahnya.
Sementara itu saat dikonfirmasi lagi, kalau keinginan Kepulauan Meranti ini dikabulkan, akan diikuti juga oleh Kabupaten/Kota yang lain, Politisi PAN ini mengatakan, inilah yang perlu dibicarakan serius. Karena Kabupaten/Kota juga ada geografisnya tidakbbeda dengan Kepulauan Meranti.
“Itulah yang kita bicarakan juga nanti. Jangan-jangan tinggal Kota Pekanbaru saja nanti yang di asrama haji antara,” tambahnya berseloroh.
Sebagaimana yang dirilis media ini sebelumnya, Kepulauan Meranti sudah mengirimkan surat ke Kementerian Agama (Kemenag) RI agar mendapatkan dispensasi dalam memberangkatkan Calon Jamaah Haji (CJH) asal kabupaten Metanti tetap melalui embarkasi Batam. Ini dengan pertimbangan biaya, karena alasan geografis lebih dekat ke Batam dari ke Pekanbaru dulu. (*)
