Sosialisasi Pembinaan Sekolah  Adiwiyata Kabupaten Rokan Hilir

MORALRIAU.COM, BAGANSIAPIAPI- Pembinaan Sekolah Adiwiyata ini mendukung untuk memberikan pengetahuan sekaligus sosialisasi untuk Sekolah AdiwiyataTingkat Kabupaten yang menarik pada Permen Lingkungan Hidup NO 5 Tahun 2013 Tentang Pedoman Pelaksanaan Program Adiwiyata.

Upaya menjadi Sekolah Adiwiyata harus dapat ditingkatkan melalui:

1. Penghematan energi (listrik) dilihat dari daya yang digunakan per bulan.

2. Penghematan Air dilihat dari jumlah ubik air yag digunakan per bulan.

3. Penghematan ATK (Alat Tulis Kantor) dilihat dari belanja ATK per bulan.

4. Pengelolaan Sampah atau Pengurangan Sampah dilihat dari jumlah timbunan sampah dan upaya pengelolaannya.

5. Penghijauan atau penanaman (Jumlah yang ditanam di sekolah maupun di luar sekolah).

Dikonfirmasi Wan Rusli Syarief kamis (14/03/19) digedung pertemuan SMPN1, jalan Gedung Nasional Mengatakan Adiwiyata adalah tempat yang baik dan ideal di mana dapat diperoleh ilmu pengetahuan dan norma yang dapat membantu manusia berkelanjutan.

Pembinaan Adiwiyata untuk meningkatkan kapasitas sekolah untuk meningkatkan kapasitas perlindungan dan SDA dalam program pengelolaan Adiwiyata, meningkatkan peningkatan kinerja pengelolaan Adiwiyata baik Provinsi maupun Kabupaten, termasuk sekolah dan masyarakat sekitar.

Selaku Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Rokan Hilir sangat mendukung dan mengapresiasi program Adiwiyata di sekolah-sekolah dan sekolah akan dijadikan hutan sekolah. Dan diminta kepala sekolah untuk menghijaukan sekolah.

“Target saya ditahun 2020 kita akan tingkatkan sekolah tingkat provinsi dan untuk tahun ini nasional baru 19 sekolah dan provinsi baru 36 sekolah jelas kadis pendidikan,” ujarnya.

Dan selaku kepala dinas pendidikan sangat bersemangat dengan kehadiran Adiwiyata ini dan didukung lagi oleh Dinas DLH Kabupaten Rohil dan DLH menghijaukan bumi dan salah sasaran adalah sekolah sekolah,” tuntasnya. (Jum /Auzar )