KAMPAR, MORALRIAU.COM – Dimasa new normal saat ini, proses belajar mengajar harus mengikuti protokoler kesehatan yang ketat, agar siswa aman, nyaman dan terhindar dari penyebaran virus covid-19. Untuk itu, SMPN 1 Kecamatan Kampar Kiri Tengah, melakukan system belajar melalui dalam jaringan (Daring) dan luar jaringan (Luring) .
“Kita tetap lakukan sistem belajar baik melalui Daring dan juga Luring. Karena situasi agak berbeda di sekitar SMPN 1, dimana siswa banyak tinggal di desa, tidak ada signal HP Android sama sekali. Menyikapi hal itulah, bagi yang bisa Daring dipersilahkan memakai jaringan Daring dan bagi yang tidak bisa, harus dengan system Luring.” Ujar Kepsek SMPN 1 KKT Sumardi SPd MPd kepada MR diruang kerjanya, (4/8).
Ia menjelaskan siswa yang diperbolehkan belajar dengan system Luring, siswa tinggal di perumahan Perusahaan yang tidak ada Signal sama sekali.
Kebijakan belajar dengan sistem Luring upaya untuk tidak ada kecemburuan antar siswa. Semoga kebijakan yang dilakukannya bisa membuat system pembelajaran dapat berjalan dengan baik.
“Saya hanya memikirkan agar siswa lainnya yang tinggal di perumahan perusahaan, yang tidak ada Signal sama sekali dapat tetap belajar dengan baik, tanpa ketinggalan mata pelajaran seperti temannya yang lain,” ungkapnya.
Lanjut Kepsek, memakai system Luring, memang sudah disama ratakan, agar jangan ada kecemburuan antar siswa. (daham)
