KAMPAR, MORALRIAU.COM – Sekolah yang memiliki guru hampir 100 persen gurunya guru honor akan kesulitan utnuk mengembangkan diri,Karena gaji guru saja sudah bisa mencapai ratusaan juta pertahunnya.Bila hal itu terus berlanjut dikhawatirkan alumni sekolah tersebut, akan banyak yang kurang memiliki kualitas karena selain pengalaman mengajar yang tinggi, guru tetap akan lebih fokus mengajar dari pada guru yang honor.
Begitu juga dengan sekolah SMAN 2 kecamatan Kampar Kiri Tengah (KKT) kabupaten Kampar yang memiliki guru 95 persen adalah guru honor dan hanya 3 orang guru ASN.
“Kita memiliki guru honor sebanyak 95 persen dan guru yang aparatur sipil negara (ASN) hanya 3 orang saja “ Ujar kepsek SMAN 2 KKT kepada Moral Riau, ( 30/8).
Ia menambahkan dengah jumlah guru honor yang 95 persen,jumlah yang ada itu, sulit bagi sekolah untuk melakukan berbagai terobosan karena dana tidak ada.Dana sekolah yang ada hampir seluruhnya habis untuk menggaji guru honor, sehingga untuk kegiatan lainnya sangat sulit di lakukan karena sekolah tidak boleh mengutip dana uang sekolah, baik yang dilakukan sekolah maupun oleh komite sekolah.
Ia juga menyebutkan siswa anak yatim dan miskin sekolahnya memang di gratiskan semuanya agar mereka dapat sekolah sampai selesai jenjang menengah atas (SMA) dan lebih mudah mencari pekerjaan bila sudah selesai sekolah jenjang SMA nantinya.
Ia berharap agar sekolah mendapat bantuan dari pemerintah dan juga perusahaan yang ada atau dari masyarakat yang mampu, karena banyak kegiatan sekolah yang tidak dapat dilakukan di SMAN 2 Kecamatan Kampar Kiri Tengah (KT) karena ketiadaan dana untuk melakukan hal itu. (Ws/MR.02/P.RAS).

















Komentar