Sekdaprov Riau, Syahrial Abdi
PEKANBARU, MORALRIAU.COM – Mantan Bupati Siak dua periode, Arwin AS, meninggal dunia dan disemayamkan di rumah duka Jalan Thamrin V, Kelurahan Suka Maju, Kecamatan Sail, Kota Pekanbaru, pada Sabtu (31/10/2026). Kepergian tokoh pembangunan daerah tersebut meninggalkan duka mendalam bagi jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau serta para pejabat yang hadir melayat.
Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, Syahrial Abdi, menyampaikan rasa kehilangan atas berpulangnya sosok senior yang banyak memberikan teladan dalam tata kelola pemerintahan. Hubungan kedekatan keduanya terjalin karena sama-sama pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Pertambangan Provinsi Riau pada periode yang berbeda.
“Pak Arwin ini senior saya. Beliau pernah menjadi Kepala Dinas Pertambangan, begitu juga saya pernah menjabat posisi yang sama. Banyak warisan kebijakan beliau di bidang pertambangan maupun Dinas ESDM, terutama terkait tata kelola yang patut kami teladani dan tiru,” kata Syahrial Abdi saat ditemui di rumah duka, Sabtu (31/10/2026).
Syahrial menjelaskan bahwa kontribusi terbesar almarhum terlihat nyata sewaktu memimpin Kabupaten Siak selama dua periode berturut-turut. Pemikiran visioner Arwin AS dinilai berhasil meletakkan fondasi pembangunan jangka panjang yang manfaatnya masih dirasakan masyarakat hingga kini.
Salah satu rekam jejak monumental almarhum yang paling dikenal publik yakni pemrakarsaan pembangunan Jembatan Sultanah Latifah di Kabupaten Siak. Proyek infrastruktur megah tersebut terealisasi berkat keberanian gagasan almarhum yang berhasil merangkul dukungan dari berbagai pihak.
“Siapa yang tidak tahu Jembatan Tengku Agung Sultanah Latifah. Itu merupakan salah satu bukti keberanian dan gagasan beliau yang kemudian didukung berbagai pihak,” ungkap Syahrial Abdi.
Ia menambahkan, almarhum tetap aktif menyumbangkan pemikiran strategis untuk kemajuan Riau meski sudah tidak lagi menjabat sebagai kepala daerah. Arwin AS rutin menghadiri Forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) serta berbagai diskusi tematik yang digelar Pemprov Riau.
“Pemikiran beliau sangat tematik dan relevan dengan isu-isu yang dibahas. Bahkan, secara pribadi beliau juga sering memberikan nasihat kepada saya karena beliau merupakan orang yang lebih senior,” tuturnya.
Sebagai pejabat yang juga berasal dari Siak, Syahrial bersaksi bahwa almarhum merupakan tokoh penting yang telah mengabdikan hidupnya untuk kemajuan Riau. Ia menegaskan seluruh jajaran pemerintah daerah dan masyarakat bersaksi atas kebaikan serta jasa-jasa almarhum selama masa hidupnya.
Suasana di rumah duka terpantau dipadati para pelayat, mulai dari Bupati Siak Afni, anggota DPR RI, hingga jajaran pejabat aktif dan mantan pejabat Pemprov Riau. Kehadiran para tokoh daerah tersebut menjadi bentuk penghormatan terakhir atas pengabdian bupati pertama Kabupaten Siak tersebut. (***)








Komentar