MERANTI, MORALRIAU.COM – Bertempat di aula Bappeda Kabupaten kepulauan Meranti, Rabu 04 Mei 2020, berlangsung rapat internal membahas tentang Revatilisasi Pembangunan Ekonomi Interkonektif Kawasan Pesisir Berkelanjutan (SDGs) selaras Jati Diri Melayu yang mana disampaikan dalam ” Ekspose Pembangunan”.
Hadir dalam kesempatan itu kepala Bappeda kabupaten kepulauan Meranti Ir.Makmun Murod, MM, di dampingi Sekretaris Bappeda Randolph, W.H, para kabid, Kasi dan para staf internal Bapedda yang hadir.
Terkait Revatilisasi Pembangunan Ekonomi Interkonektif Kawasan Pesisir Berkelanjutan (SDGs) selaras Jati Diri Melayu antar pulau, seperti pembangunan pariwisata tidak melawan kodrat alam, pengelolaan sampah dan sanitasi serta perbaikan ekosistem.
Pembangunan masyarakat Melayu Meranti, pemimpin ditinggikan seranting, dalam makna pembangunan penataan tanah di Meranti, misalnya pulau Padang dan pulau rangsang, memiliki problem, hilang nya mata air, Deforestisasi, pertumbuhan dan mata pencaharian masyarakat.
Selain itu dengan tata kelola sebagai perekat mendorong kemitraan baru yang inovatif dukungan data akurat, dan mekanisme akuntabilitas yang progresif.
Dr. Elviriadi, M.Si selaku nara sumber pada saat itu juga menambahkan bahwa pembangunan di Meranti ini, sangat signifikan, namun sangat perlu dukungan dari segala pihak, baik dari segi moril, sdm dan sda yang dimiliki didaerah kita,” pungkasnya.
Harapan bersama melalui pertemuan ini, segala aspek perancangan pembangunan di kabupaten Kepulauan Meranti dapat terealisasi dengan baik, dan meskipun pada saat ini kita semua menghadapi Pandemi wabah covid 19 serta melaksanakan new normal, tidak menghambat dalam upaya membangun Meranti kedepannya. (Rls/ TIM)
