oleh

Pusat Tak Mungkin Zalimi Riau dengan Menunjuk Orang yang Salah

PEKANBARU, MORALRIAU.COM – Terkait persolan Penjabat (Pj) Walikota Pekanbaru dan Pj Kampar yang menjadi perbincangan hangat. Beredar kabar dua nama calon kuat Pj tersebut Muflihun untuk Pj Walikota Pekanbaru dan Kamsol untuk Pj Bupati Kampar bukan nama yang diusulkan Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar ke Mendagri.

Menyikapi hal tersebut Wakil Ketua DPRD Riau Hardianto kepada wartawan mengatakan itu sebenarnya bukan kewenangan DPRD Riau. Ini adalah ranah Gubernur Riau yang berkoordinasi dengan Menteri Dalam Negeri (Mendagri).

Kata Hardianto, prosesnya gubernur mengusulkan, tapi keputusan akhirnya tetap di pemerintah pusat (Mendagri). Terkait Mendagri memutuskan siapa, itu bukanlah kewenangan di daerah.

“Bagi saya yang terpenting adalah pasca berakhirnya masa jabatan walikota Pekanbaru dan bupati Kampar jangan sampai vacum off power atau kekosongan pemimpin,” ucap Hardianto.

Dikatakan Politisi Gerindra, siapapun yang menjadi Pj, itu adalah putra-putra terbaik Riau. Apalagi legalitas SK-nya dari pusat. Dalam kontek pemerintahan daerah harus patuh dan tunduk.

“Kalau sudah di SK-kan tentu sudah dalam bentuk perintah yang harus diamankan oleh semua pihak,” ujar Hardianto.

“Saya tidak mau masuk dalam politik apapun, siapa yang diusulkan dan siapa diputuskan, biarlah menjadi kewenangan masing-masing,” ucapnya.

Sambung Wakil Ketua DPRD Riau, sejauh ini tidak ada juga kewajiban gubernur dalam mengusulkan nama tersebut untuk memberi tahu kepada DPRD, karena itu hak prerogatif Gubernur.

“Siapapun yang diusullan pak gubernur saya tidak mau tahu. yang perlu saya tahu siapa yang diputuskan oleh pemerintah pusat, karena berkaitan dengan kelanjutan tata kelola pemerintahan daerah yaitu Kampar dan Pekanbaru dan juga nasib masyarakat kedepanya,” ungkapnya lagi.

Hardianto mengimbau terkait dinamika apapun terjadi dalam proses ini, semuanya harus Cooling Down, tidak ada oknum yang manfaatkan situasi ini.

Lanjut Hardianto ketika keputusan ini telah dibuat pemerintah pusat, berarti telah memutuskan orang yang tepat the right man and the right place. Karena ini bukan main-main, ini jabatan seorang Pj yang mengemban dua tahun kedepan.

“Saya yakin dan percaya pemerintah pusat tidak mungkin menzalimi Riau dengan menunjuk orang yang salah,” katanya yakin. (Wir)

Komentar

News Feed