PT PP Tirta Riau Mulai Aspal Jalan Tambusai Kualu Sepanjang 1.5 Km, Tanjung: yang Dirusak 3 Km

Yusrizal Tanjung.

KUALU, MORALRIAU.COM – Kerusakan jalan Tambusai Desa Kualu Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar terjadi sejak adanya penggalian pipa air minum yang dilakukan oleh PT PP Tirta Riau, perusahaan tersebut melakukan penggalian jalan secara acak untuk menanam pipa.

Setelah itu mereka hanya melakukan tambal sulam bekas galianya saja. Akibatnya, jalan utama masyarakat Desa Kualu itu bentuknya tidak karuan. Setelah ada aksi demo dari masyarakat barulah perusahaan tersebut mulai mengaspalnya. Itupun hanya sepanjang 1.5 Km dari 3 Km jalan yang rusak.

Tokoh masyarakat Desa Kualu Yusrizal Tanjung, mengatakan secara logika hukum kalau perusahaan melakukan penggalian jalan umum untuk keperluan bisnisnya, mereka wajib melakukan perbaikan kembali seperti semula. Kalau kerusakan jalan terjadi akibat penggalian sepanjang 3 kilometer, harus diperbaiki sepanjang itu lagi.

“Jalan dirusak 3 km, kemudian diperbaiki 1,5 km tak bisa seperti itu. Itupun setelah ada tuntutan dari masyarakat,” kata Yusrizal Tanjung eks calon kepala Desa Kualu juga eks calon anggota DPRD Kota Pekanbaru periode 2024-2029, kepada media ini.

Dikatakan, yang dirusak sepanjang 3 km, sementara mau diperbaik (diaspal, red) hanya 1,5 km, “Jangan-jangan ada permaian kongkalikong dengan aparat setempat,” kata Yusrizal Tanjung dengan curiga.

Tanjung menambahkan, terkait jalan Tambusai di Desa Kulau ini terjadi kerusakan setelah adanya penggalian pipa dilakukan oleh PT PP Tirta Riau. Masyarakat menuntut agar jalan tersebut dilakukan pengaspalan secara sempurna dan menyeluruh.

Tanjung juga mengingatkan bagi perusahaan tidak diperbolehkan menggunakan dana corporate social responsibility (CSR) untuk memperbaiki jalan yang rusak oleh pengerjaan bisnis mereka sendiri.

“CSR adalah dana sosial untuk membantu masyarakat tempatan,” ungkap Tanjung.

Sementara itu, Warga Desa Kualu Uwin (45) mengatakan dirinya berharap PT PP Tirta Riau dapat memperbaiki jalan Tambusai ini secara keseluruhan dan sempurna. Kalau yang digali sepanjang 3 km perbaiki lagilah sepanjang itu.

“Kalau yang dirusak sepanjang 3 km mestinya diperbaiki sepanjang itu lagi” kata Uwin.

Uwin mengatakan informasi yang diterima masyarakat setelah penggalian pipa selesai jalan akan diperbaiki atau diaspal kembali seperti semula. (wir)