PEKANBARU, MORALRIAU.COM- Provinsi Riau memang dikenal sebagai daerah yang kaya akan sumberdaya alamnya. Selain sumberdaya alam berupa migas, bumi melayu juga diharapakan dapat mengembangkan potensi lokal untuk dapat mendongkrak perekonomian daerah.
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Riau Ahmad Hijazi menilai, hal itu sejatinya dapat diimplementasikan secara proporsional. Untuk itu perlu sinergitas dan inovasi dalam mengembangkan potensi lokal.
Ia menilai, untuk pemanfaatan potensi lokal untuk menggesa peningkatan ekonomi daerah, tidak bisa mengesampingkan konteks penganggaran Dana Bagi Hasil (DBH) Migas pada skema pendapatan daerah. Untuk itu perlu langkah dan strategi dalam mengintegrasikan potensi ekonomi dengan langkah-langkah kebijakan serta usaha masyarakat dalam mendukung peningkatan sektor ekonomi.
“Ya kkta harus memanfaatkan potensi lokal, potensi lokal itu kan strateginya ada pendayagunaan, pemanfaatan, optimalisasi, sumber daya. Hanya saja dalam konteks anggaran Pemda, sampai saat ini kita belum bisa meninggalkan kontribusi bagi hasil, itu pakemnya, bagaimana mungkin kita produksi Migas kalau kita tidak dapat bagi hasil,” paparnya.
Saat sumber daya Migas daerah setempat dieksploitasi, maka dibutuhkan recovery. Sementara untuk sumberdaya lokal perlu dukungan inovasi dan diversifikasi. Seperti pengembangan potensi sagu dan ubi kayu yang diharapkan dapat mendongkrak sektor perekonomian daerah. (*)












Komentar