PEKANBARU, MORALRIAU.COM- Tim Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKSR) bekerjasama dengan Kelompok Staf Medis (KSM) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Achmad, berikan penyuluhan kanker serviks atau kanker mulut rahim dan kanker payudara untuk pengunjung dan keluarga pasien di ruang tunggu poli rawat jalan RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, Selasa (29/1).
Dokter yang memberikan penyuluhan, Veenda Herlyna Pertiwi menjelaskan bahwa kanker serviks dan kanker payudara itu sangat berbahaya. Ia juga menjelaskan bahwa penyakit ini bisa mengakibatkan kematian.
“Di dunia kanker mulut rahim menempatkan posisi kedua setelah kanker payudara sebagai kanker yang sangat mematikan,” sebut Veenda.
Dokter Veenda juga menjelaskan bahwa beberapa penyebab terjadinya kanker serviks yaitu haid tidak teratur, nyeri pinggul, nyeri saat berhubungan seksual, keputihan yang bercampur darah dan nanah, perdarahan spontan tidak masa haid, serta pendarahan pada masa menopause.
Untuk kanker mulut rahim, Dokter Veenda menyarankan para ibu-ibu yang berusia 30-50 tahun untuk melakukan cek kesehatan rahim melalui metode Pap Smear atau metode Inspeksi Visual dengan Asam Asetat (IVA).
“Untuk melihat lesi prakanker dan mengetahui adanya perubahan sel yang terdapat di leher rahim,” katanya.
Sedangkan untuk kanker payudara, Veenda menyebutkan bahwa di Indonesia yang terkena kanker payudara 12 banding 10.000 orang yang terkena kanker ini. Ia juga menuturkan kanker ini bisa terjadi pada wanita atau laki-laki.
Ia menyampaikan kepada masyarakat yang hadir dalam penyuluhan untuk selalu memeriksa kondisi payudaranya. Ia juga menyampaikan untuk mencegah kanker ini dengan menerapkan pola hidup sehat, mammografi, dan laser payudara.
“Tanda-tanda kanker payudara itu adanya benjolan, permukaan payudara seperti tertarik, adanya permukaan yang cekung, keluarnya debit cairan dari payudara, permukaan payudara memerah, serta perubahan warna kulit,” sebut Dokter Veenda.
Dokter Veenda menghimbau kepada masyarakat untuk terus berhati-hati terhadap penyakit kedua ini, ia juga menyarankan segera berkonsultasi dengan dokter apabila menemukan tanda-tanda yang disebutkan muncul.
Salah seorang pengunjung pasien di RSUD Arifin Achmad yang juga sempat mengikuti penyuluhan, Sarminem menyampaikan bahwa ia mendapatkan ilmu bermanfaat. Ia juga bercerita adanya penyuluhan ini bisa memberikan pemahaman tentang kanker serviks dan kanker payudara.
“Sangat bermanfaat sekali bagi kami yang tidak tau masalah medis, cukup membantu. Kami jadi tau apa itu kanker mulut rahim, dan kanker payudara,” tuturnya.
Ia berharap penyuluhan terus berlanjut dengan materi dan bahan yang berbeda, sehingga pengunjung atau penunggu pasien yang ada di RSUD Arifin Achmad mendapatkan ilmu baru yang sangat berkaitan dengan kesehatan terutama bagi perempuan.
“Dari pada penunggu pasien hanya di dalam kamar saja, sesekali bolehlah diedukasi dengan materi menarik dan tidak membosankan,” tutupnya. (*)












Komentar