PEKANBARU, MORALRIAU.COM- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau akan selektif dalam menerima Pegawai Negeri Sipil (PNS) pindahan. Langkah tersebut diperlukan karena permintaan pindahan aparatur pemerintah tersebut tergolong tinggi dari waktu ke waktu.
Poin ini menjadi perhatian karena pegawai negeri sipil (PNS) yang pindah tidak hanya dari kabupaten/kota di Riau, tetapi juga dari luar provinsi. Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Ahmad Hijazi mengatakan, hal itu memang menjadi perhatian saat ini.
“Cukup banyak usulan pindah, dari dulu banyak. Bahkan pertama kali saya jadi sekda, saya cek di BKD, ada ribuan permohonan yang masuk,” tuturnya.
Ditegaskannya, tingginya pengajuan pindah tersebut tidak hanya saat ini. Bahkan dari beberapa waktu lalu, menjadi aparatur sipil negara di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau memang menjadi primadona. Mulai dari pertimbangan lokasi yang berada di ibukota provinsi, faktor keluarga hingga kemungkinan alokasi tunjangan.
Untuk itu, langkah selektif dilakukan, sehingga tidak semua pengajuan pindah diakomodir. Salah satu pertimbangan adalah analisis jabatan mulai dari setiap OPD kan sudah analisa jabatan, analisa beban kerja dan peta jabatannya.
“Proses dan tahapannya kan ada. Tidak kita akomodir semua. Kita harus selektif. Misalnya dokter, itu yang kita terima dokter spesialis. Kalau yang tenaga itu yang kita prioritaskan tenaga teknik, akuntansi. Kalau yang lain sementara kita tahan dulu lah,” terangnya lagi. (*)















Komentar