SIJUNJUNG, MORALRIAU.COM – Dalam rangka memperingati Hari Keragaman Geologi Internasional (Geodiversity Day) Tahun 2026, Geopark Ranah Minang Silokek menggelar kegiatan School Goes To Geopark Information Center, Selasa (6/10). Kegiatan ini diikuti oleh 25 siswa SDN 22 Muaro dengan didampingi oleh dua orang guru.
Mengusung konsep pembelajaran yang edukatif dan menyenangkan, kegiatan ini memberikan kesempatan kepada para siswa untuk mengenal lebih dekat bumi, keragaman geologi, serta pentingnya menjaga lingkungan dan warisan alam. Rangkaian kegiatan diisi dengan pembelajaran tentang bumi, aktivitas mewarnai, serta permainan anak dengan tema geopark.
Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya untuk memperkenalkan nilai-nilai geodiversity kepada generasi muda sejak dini. Melalui pendekatan yang interaktif, para siswa tidak hanya mendapatkan pengetahuan mengenai keragaman geologi, tetapi juga diajak memahami pentingnya menjaga dan melestarikan lingkungan di sekitar mereka.
Geopark Ranah Minang Silokek merupakan salah satu kawasan yang berada dalam binaan PT Pegadaian (Persero). Melalui Program Pegadaian Peduli dukungan dan pembinaan tersebut, Pegadaian turut berkontribusi dalam pengembangan kawasan geopark, termasuk dalam mendorong kegiatan edukasi dan peningkatan kesadaran masyarakat terhadap potensi serta keberlanjutan warisan alam dan budaya.
Pemimpin Wilayah PT Pegadaian (Persero) Kantor Wilayah II Pekanbaru Agus Riyadi mengatakan, kegiatan edukasi seperti School Goes To Geopark Information Center merupakan bagian dari komitmen Pegadaian untuk turut memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat dan lingkungan.
“Peringatan Geodiversity Day menjadi momentum yang baik untuk mengenalkan keragaman geologi kepada generasi muda dengan cara yang menyenangkan dan mudah dipahami. Kami berharap melalui kegiatan seperti ini, anak-anak dapat semakin mengenal kekayaan alam di sekitarnya sekaligus tumbuh dengan kesadaran untuk menjaga dan melestarikannya,” ujar Agus Riyadi.
Menurut Agus, keberadaan geopark tidak hanya memiliki nilai dari sisi geologi, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran yang dapat mempertemukan aspek lingkungan, pendidikan, sosial, budaya, hingga pengembangan ekonomi masyarakat.
“Sebagai bagian dari komitmen keberlanjutan, Pegadaian akan terus mendukung berbagai inisiatif yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan lingkungan. Kami percaya bahwa upaya pelestarian akan semakin kuat apabila dilakukan bersama-sama dan melibatkan generasi muda sejak dini,” tambah Agus.
Sementara itu, Badan Pengelola Geopark Ranah Minang Silokek, Ridwan, mengatakan bahwa edukasi mengenai geopark akan terus dilakukan secara berkelanjutan dengan menyasar peserta didik dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari sekolah dasar (SD), sekolah lanjutan tingkat pertama (SLTP), hingga sekolah lanjutan tingkat atas (SLTA).
“Kami akan terus melakukan edukasi mengenai geopark kepada para siswa, baik tingkat SD, SLTP maupun SLTA. Hal ini merupakan bagian dari upaya kami mempersiapkan generasi penerus yang mengetahui dan memahami potensi sumber daya alam yang ada di wilayah geopark. Dengan pemahaman tersebut, kami berharap akan tumbuh rasa cinta terhadap alam sekaligus kesadaran untuk menjaga dan melestarikannya,” ujar Ridwan.
Ridwan menambahkan, keberlanjutan kegiatan edukasi geopark membutuhkan dukungan dan kolaborasi dari berbagai pihak, termasuk dunia usaha. Menurutnya, dukungan yang diberikan PT Pegadaian (Persero) turut membantu terselenggaranya kegiatan edukasi secara lebih optimal.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada PT Pegadaian (Persero) yang telah memberikan dukungan terhadap kegiatan edukasi geopark, salah satunya melalui penyediaan sarana dan prasarana berupa rompi dan topi bagi peserta. Dukungan tersebut sangat membantu kegiatan di lapangan sehingga program edukasi ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi lingkungan serta masyarakat sekitar,” tambah Ridwan.
Ia berharap kolaborasi yang telah terjalin dapat terus dikembangkan, sehingga semakin banyak siswa yang memperoleh kesempatan untuk mengenal potensi geologi, keanekaragaman hayati, budaya, serta lingkungan yang terdapat di kawasan Geopark Ranah Minang Silokek.
Melalui kegiatan School Goes To Geopark Information Center, Pegadaian bersama pengelola Geopark Ranah Minang Silokek turut mendorong terciptanya pengalaman belajar di luar ruang kelas yang dapat menumbuhkan rasa ingin tahu dan kepedulian siswa terhadap lingkungan.
Peringatan Geodiversity Day 2026 sekaligus menjadi momentum untuk meningkatkan pemahaman bahwa keragaman geologi merupakan bagian penting dari kekayaan alam yang perlu dikenali, dipahami, dan dijaga keberlangsungannya. Edukasi sejak usia dini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membangun generasi yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan serta mampu menjadi bagian dari upaya pelestarian geopark di masa depan.
Kegiatan ini juga menjadi wujud kolaborasi antara PT Pegadaian (Persero) dan Pemerintah Kabupaten Sijunjung melalui Badan Pengelola Geopark Ranah Minang Silokek dalam menghadirkan edukasi lingkungan yang inklusif dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat peran geopark sebagai ruang pembelajaran bagi generasi muda. ***







Komentar