
INDRAGIRIHULU, MORALRIAU.COM- Mantan Kepala Desa Sialang Dua Dahan, Kecamatan Rengat Barat, Kabupaten Inhu, Riau sekaligus pemilik pabrik pupuk organik Sibur mengaku, sejak 10 tahun terakhir pabrik pupuk organiknya tidak beroperasi karena tidak ada dana.
Pabrik pupuk organik itu hanya beroperasi dari 2004-2008. Tahun 2009 sampai sekarang, pabrik sudah tidak beroperasi akibat tidak ada dana.
Menurut Sibur, dulu pabrik pupuk beroperasi dengan tenaga manual. Namun bisa memenuhi permintaan petani, baik itu petani Inhu dan petani kabupaten lain, seperti petani Kabupaten Inhil, Minas dan lainnya dengan masing-masing 100 ton perminggu.
Tapi karena modal tidak ada, sehingga tidak mampu melanjutkan operasi pabrik organik tersebut. Selama ini, pihaknya sudah berusaha keras mencari investor untuk mitra kerja. “Namun sampai sekarang belum juga dapat, sangat sayang kalau pabrik tersebut tidak dikembangkan ucap Sibur.yang mana di lansir FokusRiau.com,
Dikatakan, bangunan pabrik pupuk berukuran 16×24 meter berdiri di atas luas lahan 2 hektare. “Kita siap menghibahkan aset ini kepada pemerintah asalkan mau membantu dana untuk mengoperasikan kembali pabrik pupuk organik tersebut,” ujarnya.
Kendala selama ini, tidak dana membeli mesin dan membayar tenaga kerja, transportasi dan bantuan 50 ekor sapi untuk kelompok tani. Sekarang kelompok tani sudah ada, tinggal ternak sapi saja yang belum. Sedangkan kandang ternak sapi tiga unit dengan ukuran 3×30 meter juga sudah ada.
Untuk itu, diminta kepada Pemkab Inhu agar dapat membantu dana dalam mengoperasikan kembali pabrik pupuk organik untuk meningkatkan ekonomi masyarakat dan menampung tenaga kerja lokal. Pabrik ini dapat berproduksi pupuk organik lima ton perjam,” ungkapnya.” di lansir sumberbrita fokusrau.com .(ali amran )












Komentar