
PEKANBARU, MORALRIAU.COM – Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Provinsi Riau dan Badan Anggaran (Banggar) DPRD Riau mulai melakukan pembahasan terhadap Anggaran Tahun 2019. Dari KUA/PPAS yang sudah disampaikan ke pihak DPRD Riau oleh Pemprov, besaran pendapatan sangat minim yaitu hanya Rp 8,4 T.
Hal ini diakui oleh Wakil Ketua DPRD Riau, Sunaryo saat di konfirmasi di ruang kerjanya, Senin (10/09). Menurutnya, Banggar dan TAPD sudah menjadwalkan sebelumnya untuk dilakukan pembahasan bersama mengenai anggaran tahun 2019. Tapi karena belum semua anggota Banggar bisa menghadiri, jadi ditunda dulu jadi minggu depan.
“Banyak yang harus dillakukan pembahasan, terutama minimnya pendapatan. Tentu kita minta OPD terkait, Dispenda untuk bisa mencari sumber pendapatan sektor lain sehingga pendapatan bertambah.
Disamping itu juga perlu dilakukan pembahasan bersama terkait melemahnya rupiah, tentu imbasnya banyak juga,” sebutnya.
Lebih jauh disampaikan juga oleh politisi PAN ini, mencari sumber-sumber pendspatan lain dari yang sudah ada merupakan hal yang mendesak dilakukan. Karena memang kondisi keuangan daerah sudah sangat sulit, belum lagi tunda bayar uang daerah oleh pusat.
“Kita membahas bersama untuk mendspatkan solusi dari keadaan ini semua,” sebutnya lagi. (*)












Komentar