KAMPAR, MORALRIAU.COM – Pengungsi Rohingya di Rumah Toko (Ruko) Dusun 5 RT 03 RW 02 Desa Batu Belah Kecamatan Kampar dievakuasi menuju Rudenim Pekanbaru, Selasa, (25/2/2025) sekira pukul 15.50 wib.
Evakuasi WNA Rohingya tersebut menggunakan tiga unit truck terdiri dari satu unit truck Polres Kampar dan dua unit truck Sat Pol PP Kampar.
Dalam kesempatan tersebut dihadiri oleh UNHCR Rafky, IOM (Internasional Organisasi Migrasi) Dewi dan Hdaie, Kepala Badan Kesbangpol Kampar Mahadi yang diwakili oleh Kabid Wasnas Kesbangpol Kabupaten Kampar Zaid Yuli, SH, beserta dua orang anggota, Kapolsek Kampar IPTU Rekmusnita SH.MH, KBO Intelkam IPDA J.Sihombing, para Pama Polsek Kampar, Para Kanit Polsek Kampar, Anggota Polsek Kampar dan Polres Kampar.
Pemkab Kampar melalui Kabid Wasnas Kesbangpol Kabupaten Kampar Zaid Yuli, SH menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan pengawalan terhadap WNA pengungsi Rohingya menuju Rudenim Pekanbaru oleh Polres Kampar bersama, Kesbangpol dan Sat Pol PP Kampar dengan pengawalan dari Mobil Voreder Sat Lantas Polres Kampar.
Zaid Yuli juga katakan, sekitar Pukul 17.47 Wib, tiba di Rudenim Pekanbaru akan tetapi pihak Rudenim tidak menerima WNA pengungsi Rohingya dengan alasan belum ada pendataan dan belum ditetapkan status sebagai pengungsi dari Imigrasi dan UNHCR.
Selanjutnya pada Pukul 19.20 Wib, Ketua dari School RCRP yang berlokasi disamping Rudenim bersedia menerima WNA pengungsi Rohingya.
“Evakuasi dan pemberangkatan WNA yang diduga pengungsi Rohingya selasai sampai lokasi, kami tinggalkan dengan kondisi aman pada pukul 20.05 Wib “ujar Zaid Yuli.
Untuk di ketahui, jumlah WNA diduga pengungsi rohingnya sebanyak 103 orang diantaranya Laki- laki dewasa 72 orang, perempuan 30 orang dan laki – laki anak anak 1 orang. (*)












Komentar