PEKANBARU, MORALRIAU.COM– Dalam pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2019, DPRD Riau mengizinkan tim transisi gubernur Riau terpilih periode 2019 – 2023 untuk memasukkan visi dan misinya melalui TAPD Pemprov Riau.“Setelah melalui diskusi panjang, akhirnya kita sepakati tim transisi diberikan kewenangan untuk mengkonsultasikan dan memasukkan anggaran sesuai dengan visi dan misi gubernur terpilih kepada TAPD Pemprov Riau. Nanti TAPD akan menyaringnya, mana yang sesuai kewenangan dan aturan, dan kemudian dibuat berita acara lalu dibahas bersama tim DPRD Riau,” papar Wakil Ketua DPRD Riau Noviwaldy Jusman, Senin, (15/10/2018).
Sementara itu, meski menjelaskan bahwa DPRD Riau tidak akan berurusan langsung dengan tim transisi gubernur terpilih, melainkan melalui TAPD Pemprov Riau, Noviwaldy mengklaim rancangan gubernur terpilih sesuai dengan harapan seluruh anggota DPRD Riau. Selain itu, pokok – pokok pikiran yang disampaikan oleh tim transisi gubernur terpilih tidak jauh berbeda dengan visi dan misi Pemerintah Pusat.
“Pada prinsipnya, penyusunan APBD 2019 atau RPJMD 2019 merupakan visi dan misi dari gubernur sebelumnya, yang mengacu kepada visi dan misi pemerintah pusat. Artinya tidak banyak yang berubah, dan visi dan misi gubernur terpilih ini kita terima karena sesuai dan mewakili harapan DPRD Riau,” tegasnya.
Selain itu, meski akhirnya tim transisi kemudian diberikan kewenangan untuk mengusulkan visi dan misinya dalam anggaran, Noviwaldy berjanji tanggal 30 November tetap menjadi target penyelesaian.
“Kami tidak akan mengulur waktu, begitu masuk pembahasan belanja, kami memang masih menunggu. kami sudah sapaikan juga ke Pak Dirjen bahwa target pembahasan yang ini cuma sapai 30 November,” jelasnya.
Goriau

















Komentar