ROHUL, MORALRIAU.COM – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika selaku Gugus Tugas Covid -19 Drs Yusmar MSI, menyampaikan laporan Corona virus melalui Rekap Surveilens Penanganan Covid-19 Corona RSUD, Dinas Kesehatan Kabupaten Rokan Hulu, berasal dari laporan Kepala Puskesmas se-Kabupaten Rokan Hulu dari data seluruh Dokter, Bidan dan Petugas Kesehatan di Kecamatan dan Desa.
Jubir covid -19 melaporkan kepada Bupati dan Sekda, tentang data
perkembangan Covid 19 Corona di Kabupaten Rokan Hulu Senen/27/04/2020
Pukul : 17. 37 wib.
Drs Yusmar menerangkan, Orang Dalam Pemantauan (ODP) warga yang kembali dari luar Rokan Hulu, atau warga lain yang datang ke Rokan Hulu, dari daerah yang sudah terinveksi Covid 19 Total ODp 4.774 Orang, Dengan status Masih dipantau : 1.880. Selesai Pemantauan 2.894 berikut Rincian per-kecamatan terlampir.
Masih Yusmar, total ODP, hari ini adalah, 4.774, kemaren 4.652 ODP baru, 122 orang ODP di pantau, hari ini, 1.880 orang, kemaren, 1.846 orang, penambahan ODP di pantau 34 orang.
ODP selesai di pantau atau sehat, hari ini 2.894 orang.
Kemaren 2.806 atau bertambah ODP sehat 88 orang Penambahan total ODP terjadi sejak Kota Pekanbaru di nyatakan Zona Merah dan masuknya
Bulan Suci Romadhan 1441 H.
Lanjut Yusmar, Pasien dalam pengawasan (PDP) Jumlah PDP Rokan Hulu, hari ini Senen /27/04/2020, Menurut Tim Medis, melalui Direktur RSUD Rokan Hulu, ada penambahan sebanyak 2 orang, yaitu B.laki laki, 66 tahun Pagaran Tapah, dan TP, laki laki 22 tahun, Rambah samo Sehingga
menjadi 29 orang PDP.
Berikut rincian tempat PDP di rawat
1. RSU Arifin Ahmad = 1
2. RSUD Rohul = 6
3. Awal Bros A. Yani = 2
4. RS Ibnu Sina = 1
5. Awal Bros Panam = 1
6. RS Tandun = 1
7. Sehat = 13
8. Wafat = tetap 3 org
Tim gugus tugas menambahkan, Penambahan wafat hari ini Satu orang, Status PDP nya masih menunggu Swab.
Tn. H. Tollip Siregar, riwayat jalan ke
Pekanbaru Eka Hospital, pasang cincin berhubung pekan baru sudah diterapkan PSBB ahirnya di tunda, meninggal 26/04/2020. Di Awal Bros Ujung Batu, di kebumikan oleh masyarakat, tidak berdasarkan protokoler Covid 19.” tutup yusmar. (h.nst/AWI)
