KAMPAR, MORALRIAU.COM – Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Kabupaten Kampar menggelar rapat Paripurna tentang Pandangan Umum Fraksi-Fraksi Terhadap Penyampaian Ranperda APBD tahun 2023 yang diselenggarakan di Ruang Paripurna Kantor DPRD Kabupaten Kampar, Kamis (27/10).
Rapat dipimpin oleh Ketua DPRD Kampar Muhammad Faisal didampingi Wakil Ketua DPRD Fahmil beserta Anggota DPRD Kampar lainya. Dari pemerintah dihadiri langsung Pj Bupati Kampar Dr. H. Kamsol, MM, Sekda Kampar, Drs. H. Yusri, M.Si, l serta perangkat daerah dan undangan lainnya.
Sebelum Rapat Paripurna dibuka, Ketua DPRD Kampar Muhammad Faisal, ST menyampaikan bahwa jumlah anggota DPRD yang hadir sudah melebihi quorum dan bisa dimulai.
Penyampaian Ranperda ABPD tahun 2023 yang disampaikan langsung oleh Pj. Bupati Kampar Dr. H. Kamsol, MM beberapa hari yang lalu, akhirnya fraksi-fraksi dapat memberikan pandangannya dalam rapat Paripurna ini.
Dr. H. kamsol menyampaikan tanggapan pemerintah terhadap pandangan umum fraksi-fraksi DPRD Kampar atas nota keuangan penyusunan Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Kampar tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kampar Tahun Anggaran 2023 diantaranya:
Tanggapan pemerintah terhadap pandangan Fraksi Gerindra yang Disampaikan oleh Sri Rahayu menyatakan terhadap catatan yang sangat mendasar yang disampaikan oleh fraksi gerindra sebagai pembuka pandangan umum fraksi pada Paripurna ini. Pemerintah Kabupaten Kampar mengapresiasi atas saran dan pandangan yang disampaikan dan ini akan menjadi perhitungan dan pertimbangan pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan perencanaan dan penganggaran APBD Kampar tahun anggaran 2023
Selanjutnya Fraksi Demokrat disampaikan Datuk Nefrizal, menyampaikan terkait pendapatan, dalam efisiensi, administrasi pajak daerah dapat dijelaskan bahwa pemerintah daerah telah memberikan kemudahan kepada wajib pajak dalam proses pengurusan pajak daerah di Kampar dimana saat ini telah berlaku atau diberlakukan pelayanan secara efektif dan efisien atau secara online sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Belanja terhadap usulan masyarakat yang belum terpenuhi di dalam APBD Pemerintah Kabupaten Kampar telah melakukan pemilihan kegiatan kegiatan prioritas sesuai dengan dokumen perencanaan yang telah disusun yang disesuaikan secara proporsional dengan jumlah anggaran yang tersedia sesuai dengan mandatori bidang pendidikan minimal 20% kondisi saat ini telah mencapai 25,47% bidang kesehatan minimal 10% kondisi saat ini sebesar 14,34%. Sedangkan untuk bidang modal atau infrastruktur minimal 25% kondisi saat ini sebesar 8,04%.” Kata Nefrizal.
Sementara Fraksi Golkar melalui Juru Bicara Ramlan menyampaikan terhadap kebijakan perencanaan belanja pemerintah daerah kabupaten Kampar telah menyusun prioritas perencanaan belanja mulai dari tahapan perencanaan dalam dokumen Renja dan RKPD serta prioritas belanja dalam KUA PPAS sehingga prioritas belanja telah sesuai dengan kebijakan daerah dan plafon anggaran yang telah tersedia
Pandangan Umum yang disampaikan oleh Edi Eprizon Fraksi Partai Keadilan Sosial (PKS) pihaknya mendukung upaya pemerintah untuk meningkatkan pendapatan daerah baik sumber dari PAD dan Investasi dengan memberikan stimulan guna menggerakkan percepatan ekonomi di kabupaten Kampar.
Fraksi PKS mendorong dan mengusulkan supaya Kampar mempunyai membangun gedung museum khas untuk daya tarik pariwisata di Kampar. Dan fraksi PKS meminta untuk mengoperasionalkan mobil untuk Kepala Desa.
Fraksi PKS mendorong pemrintah daerah melakukan pemerataan pembangunan diseluruh wilayah Kabupaten Kampar.
Mencermati nota keuangan pemerintah kabupaten Kampar tahun 2023 fraksi PKS mencatat yakni meski proses pemulihan ekonomi penerimaan PAD APBD 2023 diprediksi bertambah dari APBD 2022 terdapat kenaikan sekitar 4.52% dari retribusi daerah 1.9% dari pajak daerah menurut fraksi PKS.
“Retribusinya PAD dan Pajak daerah harus ditingkatkan guna untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat Kampar, Semoga keterpaduan langkah dan sinergi dapat tercapainya misi dan misi untuk kabupaten Kampar yang kita cintai ini.” tutupnya”.
Sementara itu Fraksi PAN melalui jubir H. Januar Rambo menyampaikan Pemerintah Kabupaten Kampar ke depannya akan terus berupaya meningkatkan penerimaan daerah yang bersumber dari penerimaan PAD melalui upaya menggali potensi-potensi penerimaan PAD serta upaya intensifikasi dan ekstensifikasi pengelolaan penerimaan PAD.
Sedangkan Fraksi PPP melalui Juru Bicara Habiburahman menyatakan untuk dokumen-dokumen pendukung pembahasan rancangan APBD seperti RKPD KUA PPAS serta dokumen lainnya akan disampaikan apabila dibutuhkan dalam pembahasan ranperda dan secara keseluruhan telah tercantum dalam nota keuangan APBD 2023 yang bersamaan telah disampaikan dengan penyampaian rancangan APBD Tahun Anggaran 2023
Kemudian Pandangan Umum yang disampaikan oleh Muhammad Zainuri Fraksi Nasdem megatakan bahwa Fraksi nasdem menyarankan kepada Pj Bupati Kampar dalam membangun kabupaten Kampar lebih mengedepankan pengembangan potensi daerah serta wisata dan pendidikan yang dapat menyatakan PAD yang memiliki nilai jual bagi bahan investor yang ingin menenam modal di Kampar, maka selama ini Kampar belum bisa menjadi daerah yang diminati oleh semua kalangan untuk menanamkan modal usahanya.
Fraksi Nasdem meminta kepada seluruh OPD terkait tentang belanja daerah dan retribusi daerah untuk lebih mangakomodif untuk mensosialisasikan tentang peraturan daerah dan perizinan pajak dan retribusi daerah serta bersikap tegas terhadap kelembagaan dan oknum yang tidak patuh pada peraturan.
Berdasarkan hal di atas Partai Nasdem DPRD Kampar secara prinsip menyetujui untuk melanjutkan pembahasan rancangan peraturan daerah kabupaten Kampar tentang APBD tahun Anggaran 2023 yang telah di ajukan pemerintah daerah kabupaten kampar untuk dibahas ketingkat selanjutnya.” tutupnya.
Fraksi PDI Perjuangan yang disampaikan oleh Rafi Siregar terkait aspirasi masyarakat pada musrenbang sudah terhimpun pada aplikasi SIPD Kementerian Dalam Negeri melalui Link SIPD. Kemendagri.go.id dan telah diteruskan ke masing-masing perangkat daerah untuk dilakukan skala prioritas sesuai rencana kerja Perangkat daerah dan kemampuan keuangan daerah
Terakhir Kamsol menyampaikan sebelum mengakhiri tanggapan ini terhadap beberapa penjelasan yang mungkin dirasakan masih kurang dapat dibahas lebih lanjut pada pembahasan tingkat badan anggaran.
Lebih lanjut Kamsol menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya pada seluruh anggota dewan yang terhormat. “Semoga amal ibadah dan usaha keras kita bersama diterima Allah subhanahu wa ta’ala untuk membangun kabupaten Kampar yang kita cintai ini,” harapnya.
“Semoga Ranperda APBD Kabupaten Kampar Tahun Anggaran 2023 ini dapat segera di setujui dan dilanjutkan menjadi Peraturan Daerah APBD Kampar Tahun 2023,” Kata Kamsol. (mr)
