Pandangan Fraksi Terhadap LKPJ Kepala Daerah 2024, Jalan Rusak dan Pendapatan Jadi Sorotan

PEKANBARU, MORALRIAU.COM – DPRD Provinsi Riau menggelar rapat paripurna penyampaian pandangan umum fraksi terkait Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah Tahun Anggaran 2024. Paripurna ini digelar di Ruang Rapat Paripurna DPRD Riau, Kamis (10/4/2025).

Fraksi-fraksi di DPRD Provinsi Riau memberikan perhatian khusus terhadap LKPJ Kepala Daerah tahun 2024, dengan menyoroti dua isu utama yakni kerusakan infrastruktur jalan dan pendapatan daerah.​

Wakil Ketua DPRD Riau, Parisman Ihwan mengatakan, bahwa hampir seluruh fraksi di DPRD Riau memberikan perhatian serius terhadap dua isu krusial dalam pembahasan LKPJ kepala daerah tahun 2024.

Parisman menyoroti bahwa kerusakan infrastruktur jalan, menjadi keluhan utama masyarakat di berbagai daerah di Riau. Banyak ruas jalan yang mengalami kerusakan berat, yang bukan hanya menghambat mobilitas warga, tetapi juga memengaruhi aktivitas ekonomi.

“Kami melihat infrastruktur jalan yang rusak ini adalah wajah pemerintah di mata rakyat. Ini langsung dirasakan masyarakat, dan seluruh fraksi menyorot ini dalam pandangan umumnya,” ujar Parisman.

Selain infrastruktur, pendapatan daerah juga menjadi catatan penting. Banyak fraksi mempertanyakan kinerja pengelolaan sumber pendapatan asli daerah (PAD) yang dinilai belum optimal. Mereka juga meminta transparansi dalam penggunaan dan perencanaan anggaran.

Parisman menambahkan bahwa DPRD Riau berharap pemerintah daerah bisa lebih fokus dalam menuntaskan berbagai kendala struktural dan administratif yang selama ini menjadi penghambat optimalisasi pendapatan.

Ia menyebut, catatan dari fraksi itu di antaranya berkaitan dengan beberapa ruas jalan rusak, infrastruktur dan juga pendapatan daerah.

“Untuk itu, kami bersama dengan Pak Gubernur akan berkolaborasi tentang hal-hal dan catatan yang diberikan masing-masing fraksi,” ungkapnya.

Sementara itu, Pj Sekda Provinsi Riau, Taufik OH mengatakan, pihaknya akan melihat terlebih dahulu apa saja yang menjadi catatan dari masing-masing fraksi.

“Kita list dulu, nanti kita lihat juga penanganan sekaligus, kami telaah dulu apa yang menjadi penyampaian dari masing-masing fraksi tadi,” ungkap Taufik. (*)