Meroket, Terra dan Aqua Pantau 65 Hotspot di Riau

PEKANBARU, MORALRIAU.COM – Ancaman kabut asap kembali menghantui masyarakat Riau. Menyusul datangnya musim kemarau yang melanda wilayah Provinsi Riau. Hal ini berpotensi menyebabkan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Pantauan Satelit Terra dan Aqua milik Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru mendeteksi 78 titik panas atau hotspot di pulau Sumatera.

“Info hotspot Provinsi Riau, 2 Maret 2020 sore pukul 16.00 WIB, terdeteksi 78 hotspot di wilayah pulau Sumatera,” kata Prakirawan BMKG Pekanbaru, Yudhistira kepada koranmx.co mmelalui pesan elektronik WhatsApp, Senin (2/3/2020).

Dijelaskan, titik panas tersebar di enam provinsi, di antaranya Bengkulu 1, Jambi 4, Sumbar 1, Sumsel 5, Bangka Belitung (Babel) 2 dan terbanyak ada di Provinsi Riau yakni 65 hotspot.

Jumlah ini jauh meningkat dari hotspot yang dideteksi satelit Senin (2/3/2020) pagi tadi yang hanya mendeteksi 18 hotspot di Riau.

Puluhan titik panas tersebut tersebar di 9 kabupaten/kota di Riau, yakni Bengkalis 10, Kepulauan Meranti 6, Kampar 1, Dumai 5, Pelalawan 22, Rohil 4, Siak 7, Inhil 8 dan Inhu 2 titik panas.

Namun pada tingkat kepercayaan (level confidence) di atas 70 persen di provinsi Riau hanya terpantau 40 hotspot dan tersebar di 8 kabupaten/kota di Riau, di antaranya Bengkalis 5, Meranti 4, Dumai 4, Pelalawan 16, Rohil 2, Siak 4, Inhil 4 dan Inhu 1 titik panas.

Sementara jarak pandang (Visibility) di beberapa kota di Riau masih terpantau aman, seperti Pekanbaru 9 KM, Rengat 8 KM, Dumai 8 KM, Pelalawan 10 KM dan Tambang, Kampar 8 KM.

 

 

 

Sumber koranmx

Komentar