oleh

Memanas, Warga Perum. Mutiara Sialang Indah Terus Lakukan Penolakan Pembangunan Tower Seluler

KUBANG JAYA, MORALRIAU.COM – Pembangunan tower seluler dekat pemukiman penduduk terus menuai protes dari warga Perumahan Mutiara Sialang Indah RT 4, RW 1 Dusun 1 Desa Kubang Jaya Kecamatan Siak Hulu, Kampar yang turun tangan menentang pendirian tower di daerah mereka.

Penentangan pembangunan tower seluler di RT 04, sebenarnya bukan pertama kali ini. Informasinya ini sudah ketiga kali warga menantang pihak pengembang untuk mendirikan tower.

Jum’at (20/3/2020) malam. Warga Perumahan Mutiara Sialang Indah berkumpul melakukan protes terhadap pendirian tower seluler yang tidak mengantongi ijin atau tidak melalui mekanisme sosialisasi warga sekitar

Kali ini, aksi warga sempat emosi. Puncaknya saat warga tidak ditemui langsung oleh pihak  tower yang sudah berjanji akan menemui warga. Suasana memanas lantaran RT tidak memberi jawaban yang jelas mengenai tuntutan warga. Ketegangan adu mulut sempat terjadi antara warga dangan RT.

“Kenapa RT lebih membela pihak tower ketimbang warga sendiri,” ucap warga.

Warga meminta pihak terkait yang terlibat dalam persetujuan dan mendukung pendirian tower untuk dapat menjelaskan, kenapa dalam pendirian tower sama sekali tidak melibatkan warga sekitar.

“Perumahan kita cuma radius lebih kurang 70 meter dari berdirinya tower, tidak dikasih tahu atau tidak memalui sosialisasi, ada apa ini, apakah kita tidak dianggap penduduk setempat,” ujarnya warga.

Masyarakat yang melakukan penolakan, meminta pekerjaan pembangun tower seluler dihentikan.

Masyarakat perumahan merasa tidak terima dengan pembangunan tower seluler yang berada dekat perumahan mereka.

“Meski belum mendapat restu dari warga, tower sepertinya mau langsung dibangun dan terkesan ada pembiaran penolakan dari warga,” ujar warga.

Warga takut dengan berdirinya tower tersebut mengakibatkan adanya gangguan kesehatan karena terpapar radiasi dan kerusakan alat elektronik nantinya.

“Kami khawatir dampak radiasi bagi kesehatan dan kerusakan alat elektronik yang ditimbulkan atas frekwensi jaringan seluler,” kata warga.

RT 04 Efrizal mengatakan Perumahan Mutiara Sialang Indah tidak masuk dalam radius 40 meter. “Saya sudah sampaikan, kata pihak tower perumahan tidak masuk radius 40 meter,” ungkapnya.

Sambung RT penolakan warga atas pembangunan tower sudah disampaian ke pihak tower. Terkait mencari lahan untuk pembangunan tower bukan urusa kami.

“Kalau RT, RW, Kadus dan aparat desa cuma mengetahui,” kata RT Efrizal melalui WA. (Wr)

Komentar

News Feed