MERANTI, MORALRIAU.COM – Desa Gogok Darul Salam Kecamatan Tebing Tinggi Barat Kabupaten Kepulauan Meranti Serah Bantuan Langsung Tunai (BLT), ke warganya sebanyak 110 calon penerima sebesar Rp 600.000/ KK untuk bulan pertama selama tiga bulan.
Bantuan ini memang sangat dibutuh kan oleh masyarakatnya, apalagi dalam situasi saat ini pencegahan penyebaran virus Corona (Covid-19) di Meranti.
Kepala Desa Gogok Sugianto melalui bendaharawanya Ameruddin mengatakan “bantuan ini kami serahkan kepada warga yang ada di tiga Dusun sebanyak 110 KK, yang selama ini belum mendapat bantuan jenis apapun dari pemerintah seperti bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dan bantuan Lansung Tumanai (BLT),” kata nya ketika ditemui awak media ini diruang kerjanya jum’at (08/05/20).
Dia melanjutkan, adapun bantuan ini sengaja di sisihkan dari anggaran Dana Desa Sekitar 30 persen atau sejumlah dua ratus tujuh puluh lima juta rupiah untuk 110 KK.
Turut hadir dalam acara tersebut staf Desa dan para perangkat, Babinsa Desa Gogok, Babinkantipmas Kapolsek Tebing Tinggi Barat serta Camat Tebing Tinggi Barat.
Amerudin menambahkan kegiatan ini memang merupakan salah satu rangkaian kegiatan yang anggaranya bersumber dari dana Desa. Untuk pertama kalinya kegiatan bantuan ini kita salurkan buat warga yang terdampak Virus pandemi Covid-19, sementara Desa Gogok ini adalah desa yang Ke 6 menyalurkan bantuan ke masyarakat.
“Memang kegiatan ini salah satu kegiatan yang bersumber dari Anggaran Dana Desa sebersar 30 persen dari Anggaran Dana Desa (ADD), dan itu sudah sesuai denga anjuran dari Pihak Dinas Pemerintahan Desa (PMD) Kabupaten Kepulauan Meranti serta diserahkan kepada masyarakat yang belum mendapat bantuan dari Pemerintah”, terang Ameruddin.
Kita berharap dengan disalurkannya bantuan untuk warga agar dapat meringankan beban yang dialami, kepada penerima diminta juga untuk tetap mematuhi aturan yang diterapkan oleh pemerintah menjaga jarak membersikan lingkungan, mencuci tangan dengan sabun serta menggunakan masker, ini semua bertujuan untuk memutuskan mata rantai penyebaran pandemi Covid-19 Khususnya Desa Gogok ini,” tutup Ameruddin. (***/Mihrab.P/Asril)

















Komentar