ROKAN HULU, MORALRIAU.COM – lagi lagi Mahasiswa Universitas Pasir Pengaraian (UPP) melakukan aksi demo dengan tuntutan yang sama yakni menagih janji Bupati Rokan Hulu (Rohul) H Sukiman.
Namun, meski sempat dijanjikan akan bertemu dengan Mahasiswa pada aksi beberapa waktu lalu, namun tak kunjung direalisasikan. Bahkan terkesan, Bupati Sukiman main kucing-kucingan dengan Mahasiswa.
Pasalnya, pada aksi pertama, Bupati Sukiman tidak berada di tempat. Kemudian, aksi kedua yakni pada 26 Februari 2020 lalu, Bupati Sukiman sedang mengikuti kegiatan di luar Rohul.
Pada aksi kedua itu, Mahasiswa dijumpai oleh Asisten I Pemkab Rohul Muhammad Zaki SSTP dan berjanji akan mempertemukan Mahasiswa dengan Bupati, paling lambat tiga hari setelah aksi tersebut. Namun, tak kunjung dipertemukan.
Kali ini, Mahasiswa UPP melakukan aksi ” menginap” di komplek Perkantoran Pemda Rohul, Jalan Tuanku Tambusai, Pasir Pengaraian, Kamis (12/3/2020) malam dan menempel beberapa spanduk disekitaran bundaran ratik Togak.
Pada aksi tersebut Mahasiswa membawa tenda atau kemah untuk bermalam. Digelar tepat di gerbang masuk Komplek Perkantoran Pemda Rohul. Mereka juga membentangkan spanduk bertuliskan ‘menagih janji Bupati dan menunggu Bupati’.
Aksi ini sebagai bentuk protes kepada Bupati Rohul yang tak kunjung menepati janji khususnya dalam pemberian bea siswa kepada Mahasiswa Rokanhulu.
Korlap aksi Muhamad Suhendri mengatakan aksi berkemah yang dilakukan Mahasiswa UPP ini merupakan bentuk protes kepada Pemkab Rohul yang tidak menggubris 2 kali aksi unjuk rasa mahasiswa di kantor bupati beberapa waktu lalu.
“Kami kecewa dengan bupati Rohul yang tidak menepati janji. Kita sudah dua kali menggelar aksi damai di kantor bupati tapi bupati sama sekali tidak merespon, makanya kami mengelar aksi berkemah ini,” kata Suhendri di lokasi menginap di depan Masjid Islamic center Rokanhulu itu
Dikatakan Suhendri dalam aksi ini tuntutan mahasiswa sama dengan 2 kali aksi damai sebelumnya yang intinya menagih janji bupati terkait realisasi visi misi.
” Pada aksi kali ini kami lebih fokus menuntut perhatian Pemkab Rohul terhadap pemberian beasiswa kepada mahasiswa Rohul,” ujarnya.
Dikatakan Suhendri, Aksi berkemah yang dilakukan para mahasiswa ini akan dilakukan hingga bupati menggubris tuntutan mereka dan menemui mahasiswa.
Sementara, dari pantauan media hingga Jumat (13/2/2020) pagi, para massa aksi masih menetap di lokasi aksi berkemah tersebut. Sekitar pukul 11.20 WIB.
Tanggap situasi Sekda Rohul H. Abdul Haris datang atau menyambangi Mahasiswa di lokasi berkemah.
Di lokasi, Sekda Rohul Abdul Haris tampak bersalaman dengan para Mahasiswa, namun belum menyampaikan atau memberikan tangggapan terhadap tuntutan Mahasiswa itu.
Korlap Aksi M Suhendri membenarkan bahwa mereka sudah didatangi Sekda Rohul H Abdul Haris dan sedang melakukan diskusi dengan masa aksi.
“Kita berterima kasih kepada Pak Sekda sudah mau jumpa kami Namun, sejauh ini, perihal tuntutan kami, belum dijawab, sebutnya.
Abdul Haris menyampaikan saat diwawancarai awak media,bahwa pak bupati Wellcome terhadap adek adek mahasiswa setiap saat pak bupati menerima tamu,baik dikantor maupun dirumah dinasnya hanya saja barangkali saatnya belum pas sehingga belum bisa barangkali kesibukan dan padatnya jadwal dinas,”nanti kita buat undangan resmi buat adek adek mahasiswa segera kita jadwalkan dalam waktu dekat ini”.tegas sekdarohul. (Erik**)
